Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 04.31 WIB

Wajib Ditinggalkan! 6 Kebiasaan Ini Demi Hidup Lebih Tenang dan Bebas Stres, Mengabaikan Perawatan Diri Salah Satunya

Mengabaikan perawatan diri adalah salah satu kebiasaan yang harus ditinggalkan agar hidup lebih tenang dan bebas stres (freepik)

JawaPos.com –  Dalam kehidupan modern yang serba cepat, banyak orang tanpa sadar memelihara kebiasaan yang justru menjadi sumber utama stres dan kegelisahan.

Psikologi modern menunjukkan bahwa stres kronis sering kali bukan hanya akibat dari tekanan eksternal, melainkan juga pola hidup dan kebiasaan mental yang kita pilih setiap hari.

Mulai dari multitasking yang melelahkan otak, terlalu banyak komitmen hingga lupa merawat diri, hingga terus-menerus terhubung dengan dunia digital tanpa jeda, semua ini dapat mengikis ketenangan batin.

Untuk hidup lebih damai, ada kebiasaan-kebiasaan tertentu yang wajib ditinggalkan bukan sekadar untuk mengurangi stres, tetapi juga untuk membangun kualitas hidup yang lebih sehat, fokus, dan seimbang sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Senin (11/8) :

  1. Melakukan banyak tugas sekaligus

Secara psikologis, multitasking membuat otak bekerja lebih keras dalam waktu singkat sehingga membuat kita merasa kewalahan dan lelah.

Penelitian oleh Rubenstein et al. (2020) menemukan bahwa multitasking menurunkan produktivitas hingga 40% dan meningkatkan kelelahan mental. Seseorang yang sering multitasking cenderung memiliki tingkat kortisol (hormon stres) yang lebih tinggi, sehingga berisiko mengalami burnout.

Dari sisi kepribadian, kebiasaan ini sering dimiliki oleh individu dengan sifat perfeksionis atau high-achiever yang sulit melepaskan kendali, padahal ketenangan hidup lebih mudah dicapai jika fokus pada satu hal dalam satu waktu.

  1. Terlalu berkomitmen

Menerima terlalu banyak tanggung jawab baik di pekerjaan, keluarga, maupun pertemanan membebani kapasitas emosional seseorang. 

Penelitian dari American Psychological Association (APA, 2017) menunjukkan bahwa overcommitment (terlalu komitmen) berkorelasi dengan meningkatnya kecemasan, gangguan tidur, dan penurunan kepuasan hidup.

Secara kepribadian, orang yang terlalu berkomitmen biasanya memiliki people-pleaser traits, yaitu kebutuhan untuk selalu membuat orang lain senang.

Ironisnya, kebiasaan ini justru membuat mereka kehilangan waktu untuk diri sendiri, yang pada akhirnya mengikis ketenangan batin. Bahkan kebiasaan ini membuat kita merasa lelah dan stres karena kita terus-menerus berusaha memenuhi harapan semua orang.

  1. Mengabaikan perawatan pribadi

Perawatan diri (self-care) bukan sekadar memanjakan diri, melainkan kebutuhan dasar untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore