
seseorang yang diam-diam menarik diri dari dunia luar. (Freepik/EyeEm)
JawaPos.com - Tidak semua orang menua dengan cara yang sama. Ada yang semakin terbuka, aktif, dan mudah bergaul, tetapi ada pula yang justru menarik diri perlahan-lahan dari dunia luar.
Mereka bukan sepenuhnya antisosial atau membenci orang lain, tetapi pilihan untuk menyendiri menjadi lebih sering seiring bertambahnya usia.
Dalam psikologi, perilaku ini dikenal sebagai social withdrawal, yaitu sebuah pola menarik diri secara emosional, sosial, dan bahkan fisik dari interaksi sosial yang dulunya akrab.
Menarik diri dari dunia luar bukan berarti seseorang mengalami depresi atau gangguan jiwa, tetapi bisa menjadi respons adaptif terhadap pengalaman hidup, kelelahan emosional, atau pergeseran nilai dan prioritas.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (26/7), terdapat 7 perilaku yang biasanya ditunjukkan oleh orang-orang yang diam-diam menarik diri dari dunia luar menurut pandangan psikologi:
1. Mulai Menghindari Interaksi yang Dulu Mereka Nikmati
Seseorang yang mulai menarik diri dari dunia luar cenderung menghindari acara sosial yang dulu mereka sukai—seperti reuni keluarga, pertemuan komunitas, atau sekadar nongkrong dengan teman lama.
Mereka bisa saja punya alasan logis, seperti "sudah terlalu capek," "tidak nyaman," atau "lebih tenang di rumah," namun secara psikologis ini bisa menandakan adanya pergeseran preferensi yang dalam.
Menurut teori Erik Erikson, fase perkembangan dewasa lanjut membawa individu pada tahap refleksi dan penilaian terhadap hidup.
Dalam proses ini, sebagian orang lebih memilih untuk berdiam dan menyendiri, bukan karena tidak bahagia, tetapi karena mencari makna.
2. Lebih Sering Menyalahkan Waktu dan Energi
Orang yang menarik diri cenderung menganggap aktivitas sosial sebagai hal yang menyita energi.
Mereka akan sering mengatakan, “Saya sudah tidak kuat seperti dulu,” atau “Waktuku sekarang hanya untuk istirahat.”
Meski ada benarnya, di sisi lain ini juga bisa menjadi mekanisme pertahanan untuk menghindari hal-hal yang secara emosional terasa berat atau tidak relevan lagi bagi mereka.
Psikolog Carl Jung menyebut hal ini sebagai pergeseran dari orientasi eksternal (ekstroversi) ke orientasi internal (introversi) di usia menengah dan lanjut—sebuah proses alami dalam pertumbuhan kepribadian.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
