Saat Tumbuh Dewasa Mereka Punya 7 Kebiasaan Menyenangkan Orang Lain Ini./Pexels.
JawaPos.com - Banyak orang dewasa tidak sadar kalau kebiasaan mereka untuk terus menyenangkan orang lain dimulai dari satu hal sederhana yang tidak boleh mereka lakukan saat masih kecil: mengatakan “tidak.”
Jika sejak kecil kamu tumbuh dengan keyakinan bahwa “tidak” adalah kata yang kasar, menyebalkan, atau bikin orang kecewa, besar kemungkinan kamu tumbuh jadi orang yang selalu ingin bisa diterima.
Kamu mungkin tetap jadi pribadi yang baik, ringan tangan, dan selalu bisa diandalkan. Tapi jika semua itu lahir dari rasa takut atau kewajiban, lama-lama bisa membuatmu kehilangan arah.
Itulah sisi kelam dari kebiasaan menyenangkan orang lain. Dari luar kelihatannya penuh empati dan pengertian, tapi diam-diam bisa mengikis energi dan identitasmu sendiri.
Kalau dulu kamu tidak diberi ruang untuk menolak, mungkin sekarang kamu punya satu (atau lebih) dari tujuh kebiasaan ini, seperti dilansir dari VegOut.
1. Mengatakan “ya”, padahal dalam hati teriak “tidak”
Kebiasaan ini muncul dalam situasi sehari-hari. Rekan kerja minta tolong lembur lagi, keluarga tiba-tiba butuh bantuan, atau teman mengandalkanmu pindahan lagi.
Kamu lelah. Waktumu sempit. Tapi mulutmu berkata, “Oke, santai aja!” Karena di satu titik dalam hidupmu, kamu belajar bahwa berkata “tidak” sama dengan jadi orang yang jahat. Jadi kamu memilih setuju, meskipun sebenarnya ingin jujur.
Coba tanyakan ini ke diri sendiri: Apa yang paling ditakutkan kalau kamu berkata tidak? Dari sana, kamu bisa mulai membongkar polanya.
2. Selalu mengkhawatirkan apa yang orang lain pikirkan tentangmu
Pernah tidak, setelah obrolan selesai, kamu malah mengulang-ulang isi percakapan di kepala?
“Apa tadi nadaku terlalu keras?”
“Jangan-jangan aku menyinggung dia?”
“Kenapa ekspresinya kayak gitu, ya?”

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
