Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Juni 2025 | 01.56 WIB

Jika Seseorang Bercanda tentang “Kebodohan dalam Mengelola Uang”, Kemungkinan Besar Mereka Mengabaikan 8 Kebiasaan Sederhana Ini Menurut Psikologi

Seseorang yang bercanda tentang kebodohan dalam mengelola uang - Image

Seseorang yang bercanda tentang kebodohan dalam mengelola uang

JawaPos.com - Di era modern saat ini, pengelolaan uang menjadi topik yang semakin relevan, terutama ketika banyak orang secara terbuka bercanda tentang "kebodohan dalam mengelola uang."

Kalimat seperti “Duh, gaji baru masuk dua hari, eh, udah habis aja!” sering kali disambut gelak tawa, seolah hal tersebut adalah hal wajar.

Namun dari sudut pandang psikologi, candaan semacam itu justru mencerminkan pola pikir dan perilaku yang mengabaikan kebiasaan finansial sehat.

Orang yang kesulitan mengelola uang, meskipun pendapatan mereka mencukupi, sering kali tidak menyadari bahwa akar masalahnya bukan pada jumlah uang, tetapi pada kebiasaan sederhana yang diabaikan sehari-hari.

Dilansir dari Geediting pada Senin (23/6), terdapat delapan kebiasaan dasar yang, jika diabaikan, dapat membuat seseorang terjebak dalam siklus keuangan yang buruk—bahkan tanpa disadari.

1. Tidak Membuat Anggaran Bulanan

Psikologi menunjukkan bahwa manusia cenderung lebih impulsif dalam mengambil keputusan jika tidak memiliki panduan yang jelas.

Tanpa anggaran, seseorang akan lebih mudah tergoda untuk membeli hal-hal yang tidak dibutuhkan hanya karena dorongan sesaat.

Anggaran bukan hanya alat hitung-hitungan, tapi juga alat kendali emosi dan arah.

Efek psikologis: Anggaran memberi rasa kontrol dan kejelasan. Ketika seseorang mengabaikannya, mereka cenderung merasa uang “menghilang tanpa jejak.”

2. Mengabaikan Kebiasaan Menabung Kecil Secara Konsisten

Banyak orang merasa menabung harus dimulai dari nominal besar.

Padahal menurut psikologi perilaku, konsistensi lebih penting daripada jumlah.

Menyisihkan bahkan Rp10.000 per hari bisa menumbuhkan habit loop positif yang memperkuat kontrol diri.

Efek psikologis: Menabung secara kecil-kecilan membangun perasaan kompeten dan mampu, yang penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam urusan finansial.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore