Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Juni 2025 | 22.17 WIB

Trik Psikologi untuk Bangkit dan Membangun Rasa Percaya Diri Kembali Setelah Mengalami Kegagalan

Ilustrasi. (Pexels.com)

JawaPos.com - Menghadapi kegagalan memang nggak mudah. Rasanya seperti ditampar kenyataan, lalu disuruh senyum seolah semuanya baik-baik saja. Tapi kalau dibiarkan, kegagalan bisa bikin seseorang kehilangan kepercayaan diri, merasa tak cukup baik, dan akhirnya stuck. 

Kabar baiknya, ada cara untuk pelan-pelan bangkit lagi. Nggak instan, tapi nyata. Berikut tujuh trik psikologi yang bisa membantu membangun kembali rasa percaya diri setelah jatuh, setelah dilansir dari VegOut.

1. Bicaralah pada diri sendiri seperti seseorang yang sedang belajar—bukan seseorang yang rusak

Saat gagal, banyak orang langsung menyalahkan diri sendiri habis-habisan. Suara di kepala berubah jadi kritikus paling tajam. Tapi itu justru bikin dirimu lumpuh, bukan bertumbuh.

Coba ganti dialog internal itu. Daripada bertanya “Apa yang salah dariku?”, ganti dengan “Apa yang bisa kupelajari dari ini?”. Bersikaplah seperti mentor yang sabar, bukan hakim yang kejam.

Psikolog menyebut ini self-compassion reframe—membingkai ulang pengalaman dengan kasih sayang terhadap diri sendiri. 

Menurut Dr. Kristin Neff, orang yang mempraktikkan welas asih terhadap diri sendiri cenderung lebih tangguh dan tidak mudah tenggelam dalam kecemasan atau depresi.

2. Buat satu janji kecil ke diri sendiri—dan tepati

Kepercayaan diri tidak muncul dari afirmasi seperti, “Aku hebat!” melainkan dari bukti nyata bahwa diri ini bisa dipercaya. Caranya? Mulai dari hal kecil.

Misalnya: janji untuk peregangan 3 menit setiap pagi. Bukan karena itu akan menyembuhkan kegagalan, tapi karena itu membuktikan bahwa kamu bisa berkomitmen—meski kecil.

Setiap kali janji kecil itu ditepati, otak mencatat kemenangan. Nggak dramatis, tapi stabil. Pilih hal sederhana: minum segelas air setelah gosok gigi, atau baca satu halaman buku sebelum buka HP. Sedikit demi sedikit, pondasi kepercayaan diri dibangun kembali.

3. Berhenti menunggu “merasa siap” untuk mulai lagi

Efek samping kegagalan sering kali adalah perasaan harus siap banget sebelum mencoba lagi. Akibatnya, banyak orang akhirnya menunda—entah karena merasa belum cukup jago, atau takut gagal lagi.

Tapi bagaimana jika rasa percaya diri bukan syarat utama, melainkan hasil sampingan dari berani mencoba? Kadang yang dibutuhkan bukan kesiapan, tapi keberanian untuk bergerak.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore