Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juni 2025 | 03.17 WIB

7 Contoh Bahasa Tubuh Ketertarikan yang Sering Tidak Disadari dan Cara Mengenalinya dengan Tepat

Ilustrasi bahasa tubuh yang menunjukkan ketertarikan (Freepik) - Image

Ilustrasi bahasa tubuh yang menunjukkan ketertarikan (Freepik)

JawaPos.com – Bahasa tubuh memiliki peran penting dalam komunikasi nonverbal yang sering menunjukkan tanda ketertarikan secara halus.

Bahasa tubuh adalah bentuk komunikasi nonverbal yang diekspresikan melalui gerakan fisik, ekspresi wajah, dan postur tubuh.

Memahami contoh bahasa tubuh ketertarikan membantu membangun interaksi sosial yang lebih tepat dan menghormati batas pribadi.

Berikut 7 contoh bahasa tubuh ketertarikan yang sering tidak disadari dan cara mengenalinya dengan tepat dilansir dari laman Betterhelp, Minggu (1/6):

1. Perilaku Bersolek Spontan

Menunjukkan perhatian pada penampilan seperti merapikan rambut, membetulkan pakaian, atau memeriksa cermin kerap terlihat saat seseorang merasa tertarik. Perilaku ini muncul sebagai reaksi refleks saat ingin tampil lebih menarik di hadapan orang lain.

Tindakan ini juga dapat mencerminkan kecanggungan atau kegugupan. Isyarat ini termasuk bentuk grooming behavior yang paling umum.

2. Kontak Mata Intens

Seseorang yang merasa tertarik cenderung melakukan kontak mata lebih lama dari biasanya sebagai bentuk keterlibatan emosional. Tatapan mata ini bisa menunjukkan ketertarikan, rasa penasaran, atau kenyamanan dalam interaksi.

Durasi dan intensitas tatapan sering dipengaruhi kepribadian. Kontak mata juga bisa diiringi dengan ekspresi wajah seperti senyum kecil atau alis terangkat.

3. Gerakan Tubuh Terbuka

Postur tubuh yang tidak menyilangkan tangan atau kaki, tubuh menghadap langsung ke lawan bicara, serta menghilangkan benda penghalang menjadi tanda keterbukaan. Posisi ini menunjukkan kesiapan untuk berinteraksi lebih lanjut dan ketertarikan nonverbal.

Arah kaki yang mengarah ke lawan bicara menjadi sinyal tidak sadar dalam interaksi sosial. Sikap ini memperlihatkan kenyamanan dalam komunikasi interpersonal.

4. Senyum Alami dan Konsisten

Senyum yang tulus dan berlangsung konsisten dapat menjadi petunjuk ketertarikan emosional dan niat positif dalam komunikasi. Senyuman ini berbeda dari senyum sosial karena muncul tanpa paksaan dan tidak berlebihan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore