Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Juni 2025 | 22.12 WIB

Sering Ngomong Sendiri Saat Nyetir? Ternyata Jadi Tanda Kamu Punya 7 Sifat Positif, Apa Saja?

8 Kebiasaan Mengemudi yang Mengungkap Lebih Banyak tentang Kepribadian Anda daripada yang Anda Sadari,./Pexels. - Image

8 Kebiasaan Mengemudi yang Mengungkap Lebih Banyak tentang Kepribadian Anda daripada yang Anda Sadari,./Pexels.

JawaPos.com - Pernah nggak sih, kamu sadar sedang ngobrol sendiri di mobil? Entah itu sekadar mengingatkan diri, “Oke, belok kanan habis lampu merah,” atau menyemangati diri, “Tenang, tinggal sebentar lagi macetnya selesai.”

Ternyata, kebiasaan ini bukan cuma kebiasaan aneh yang dilakukan diam-diam. Justru, menurut psikologi, ini bisa menunjukkan banyak hal positif tentang dirimu.

Faktanya, banyak orang dewasa yang suka ngomong sendiri, apalagi saat menyetir. Para ahli menyebut ini sebagai “percakapan eksternal dengan diri sendiri” alias self-talk.

Dari beberapa penelitian, kebiasaan ini nggak sekadar iseng, tapi bisa jadi tanda bahwa kamu punya tujuh kekuatan mental yang cukup luar biasa. Apa saja? Yuk, simak satu per satu, dikutip dari Geediting, Minggu (1/6).

1. Kamu Lebih Sadar Lingkungan Sekitar

Peneliti dari Universitas Loughborough menemukan bahwa ketika pengemudi mengucapkan apa yang mereka lihat di jalan, seperti “ada sepeda, hati-hati,” kemampuan mereka mengenali bahaya jadi meningkat. Ini semacam strategi tiga langkah: lihat—ingat—ambil keputusan. Hasilnya? Risiko kecelakaan karena tidak memperhatikan jadi berkurang.

Dengan kata lain, kamu jadi lebih hadir secara penuh saat menyetir. Fokusmu nggak mudah teralihkan ke pikiran tentang pekerjaan, drama keluarga, atau rencana makan malam. Kamu benar-benar fokus ke apa yang ada di depan mata: kondisi jalan, mobil lain, cuaca. Ini tanda kamu punya kesadaran situasional yang tinggi.

2. Kamu Pandai Mengelola Stres

Kalau kamu sering berkata, “Santai, tenang aja, bisa kok,” saat jalanan padat atau klakson bersahut-sahutan, artinya kamu sedang menggunakan teknik pengaturan stres secara alami. Dalam psikologi, ini disebut emotion regulation. Artinya, kamu bisa mengenali saat-saat tertekan dan langsung menenangkan diri sebelum emosi mengambil alih.

Sebuah studi tahun 2023 menunjukkan bahwa orang yang sering berbicara kepada diri sendiri cenderung lebih tahan banting saat menghadapi tekanan. Mereka bisa tetap tenang dan fokus, baik di jalan maupun dalam situasi kehidupan sehari-hari.

3. Kamu Punya Kesadaran Diri yang Kuat

Berpikir tentang pikiran sendiri—atau istilah psikologinya metakognisi—adalah kemampuan untuk memahami perasaan dan tindakan kita secara lebih jernih. Ketika kamu berkata, “Aku kesal banget nih, oh iya, belum makan dari siang,” itu artinya kamu sedang memproses emosimu dengan cara yang sehat dan reflektif.

Orang dengan kemampuan ini cenderung lebih mengenal dirinya sendiri. Mereka tahu apa yang mereka rasakan dan apa yang menyebabkannya. Ini penting untuk membuat keputusan yang lebih baik, bukan cuma di jalan, tapi juga dalam hidup.

4. Kamu Cepat Dalam Memecahkan Masalah

Menyetir itu penuh dengan keputusan cepat: “Ambil jalan pintas atau tetap di jalur utama?”, “Lewat mana biar nggak telat?”. Nah, bicara keras-keras bisa bantu otak kamu menyusun strategi lebih cepat. Ini seperti menjalankan simulasi dalam kepala—but dengan suara.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore