
8 Kebiasaan Mengemudi yang Mengungkap Lebih Banyak tentang Kepribadian Anda daripada yang Anda Sadari,./Pexels.
JawaPos.com - Pernah nggak sih, kamu sadar sedang ngobrol sendiri di mobil? Entah itu sekadar mengingatkan diri, “Oke, belok kanan habis lampu merah,” atau menyemangati diri, “Tenang, tinggal sebentar lagi macetnya selesai.”
Ternyata, kebiasaan ini bukan cuma kebiasaan aneh yang dilakukan diam-diam. Justru, menurut psikologi, ini bisa menunjukkan banyak hal positif tentang dirimu.
Faktanya, banyak orang dewasa yang suka ngomong sendiri, apalagi saat menyetir. Para ahli menyebut ini sebagai “percakapan eksternal dengan diri sendiri” alias self-talk.
Dari beberapa penelitian, kebiasaan ini nggak sekadar iseng, tapi bisa jadi tanda bahwa kamu punya tujuh kekuatan mental yang cukup luar biasa. Apa saja? Yuk, simak satu per satu, dikutip dari Geediting, Minggu (1/6).
1. Kamu Lebih Sadar Lingkungan Sekitar
Peneliti dari Universitas Loughborough menemukan bahwa ketika pengemudi mengucapkan apa yang mereka lihat di jalan, seperti “ada sepeda, hati-hati,” kemampuan mereka mengenali bahaya jadi meningkat. Ini semacam strategi tiga langkah: lihat—ingat—ambil keputusan. Hasilnya? Risiko kecelakaan karena tidak memperhatikan jadi berkurang.
Dengan kata lain, kamu jadi lebih hadir secara penuh saat menyetir. Fokusmu nggak mudah teralihkan ke pikiran tentang pekerjaan, drama keluarga, atau rencana makan malam. Kamu benar-benar fokus ke apa yang ada di depan mata: kondisi jalan, mobil lain, cuaca. Ini tanda kamu punya kesadaran situasional yang tinggi.
2. Kamu Pandai Mengelola Stres
Kalau kamu sering berkata, “Santai, tenang aja, bisa kok,” saat jalanan padat atau klakson bersahut-sahutan, artinya kamu sedang menggunakan teknik pengaturan stres secara alami. Dalam psikologi, ini disebut emotion regulation. Artinya, kamu bisa mengenali saat-saat tertekan dan langsung menenangkan diri sebelum emosi mengambil alih.
Sebuah studi tahun 2023 menunjukkan bahwa orang yang sering berbicara kepada diri sendiri cenderung lebih tahan banting saat menghadapi tekanan. Mereka bisa tetap tenang dan fokus, baik di jalan maupun dalam situasi kehidupan sehari-hari.
3. Kamu Punya Kesadaran Diri yang Kuat
Berpikir tentang pikiran sendiri—atau istilah psikologinya metakognisi—adalah kemampuan untuk memahami perasaan dan tindakan kita secara lebih jernih. Ketika kamu berkata, “Aku kesal banget nih, oh iya, belum makan dari siang,” itu artinya kamu sedang memproses emosimu dengan cara yang sehat dan reflektif.
Orang dengan kemampuan ini cenderung lebih mengenal dirinya sendiri. Mereka tahu apa yang mereka rasakan dan apa yang menyebabkannya. Ini penting untuk membuat keputusan yang lebih baik, bukan cuma di jalan, tapi juga dalam hidup.
4. Kamu Cepat Dalam Memecahkan Masalah
Menyetir itu penuh dengan keputusan cepat: “Ambil jalan pintas atau tetap di jalur utama?”, “Lewat mana biar nggak telat?”. Nah, bicara keras-keras bisa bantu otak kamu menyusun strategi lebih cepat. Ini seperti menjalankan simulasi dalam kepala—but dengan suara.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
