Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Mei 2025 | 12.07 WIB

Menurut Para Ahli, Ini 7 Tanda Pasangan Green Flag dan akan Menjadi Orang Tua yang Baik untuk Anakmu

Ilustrasi tanda pasangan green flag dan akan menjadi orang tua yang baik. (freepik.com) - Image

Ilustrasi tanda pasangan green flag dan akan menjadi orang tua yang baik. (freepik.com)

JawaPos.com - Jika kamu tengah mempertimbangkan menjadi orang tua atau sudah menjalani peran tersebut sambil membangun hubungan romantis jangka panjang, wajar bila bertanya-tanya apakah pasanganmu siap dan mampu menjadi sosok orang tua yang baik. Seperti kebanyakan orang tua, prioritas utamamu tentu menciptakan lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan stabil bagi tumbuh kembang anak.

Para ahli pun sepakat, fondasi hubungan yang kuat dan sukses sangat bergantung pada komunikasi yang terbuka, kerja sama yang tulus, rasa hormat, serta saling pengertian antara pasangan. Dikutip dari Parent, menurut para ahli berikut tanda-tanda pasangan green flag dan akan menjadi orang tua yang baik untuk anakmu.

1. Suka mengasuh anak

Courtney Chicvak, JD, seorang pengacara yang ahli dalam mediasi hak asuh dan kunjungan serta direktur program penyelesaian sengketa di Long Island Dispute Resolution Centers, menegaskan bahwa pasangan yang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan anak-anak mereka di masa depan akan cenderung menjadi orang tua yang baik.

Kepedulian yang tulus terhadap kebutuhan dan kebahagiaan anak menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat dan harmonis. Lebih jauh lagi, Caitlin Slavens, MC, psikolog dan pakar pengasuhan sekaligus salah satu pendiri

MamaPsychologists, menambahkan bahwa orang tua yang kuat bukan hanya fokus pada kenyamanan diri sendiri, tetapi lebih mengutamakan apa yang terbaik bagi anak dan orang lain di sekitarnya.

Sikap ini mencerminkan kesadaran dan komitmen untuk menempatkan kebutuhan anak sebagai prioritas utama dalam setiap keputusan keluarga, sehingga menciptakan lingkungan penuh cinta dan dukungan yang ideal bagi tumbuh kembang si kecil.

2. Mempertahankan pola pikir optimis dan tangguh

Menurut Courtney Chicvak, mempunyai pola pikir yang optimis dan tangguh menjadi tanda kuat bahwa seseorang memiliki potensi menjadi orang tua yang baik.

"Optimisme sangat penting sebab dalam perjalanan mengasuh anak, pasti akan ada masa-masa sulit," ujarnya. Lebih dari itu, sikap optimis dan ketangguhan ini juga menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak.

Mereka belajar bagaimana menghadapi tantangan, mengasah keterampilan hidup yang krusial, serta membangun daya tahan mental yang kuat bagi masa depan. Dengan begitu, anak tidak hanya tumbuh dalam kasih sayang, tetapi juga menjadi pribadi yang siap menghadapi berbagai rintangan dalam hidup.

3. Menyeimbangkan batas dan fleksibilitas

Menurut Courtney Chicvak, memiliki batasan yang jelas namun tetap fleksibel adalah kunci utama dalam mengasuh anak dengan baik.

"Batasan membantu menetapkan harapan, memberikan rasa stabilitas, dan membangun kerangka hidup sehari-hari. Namun, penting juga menjadi terbuka dalam meninjau kembali aturan dan mencari solusi kreatif saat menghadapi situasi tertentu," jelasnya.

Pasangan yang mampu berkomunikasi efektif, menjaga batasan, dan tahu kapan harus beradaptasi bersama, biasanya akan menjadi orang tua yang sukses. Sarah Thompson, seorang konselor profesional, menambahkan bahwa kehidupan dengan anak seringkali penuh ketidakpastian.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore