Ilustrasi kepribadian unik orang yang lebih nyaman dengan hewan (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa lebih nyaman menghabiskan waktu dengan hewan dibandingkan manusia? Tidak sedikit orang yang bilang, "Aku lebih suka hewan daripada manusia." Fenomena ini ternyata bukan cuma soal introvert atau anti-sosial aja. Dalam dunia psikologi, ada banyak penjelasan menarik soal kenapa seseorang bisa merasa lebih connect dengan hewan.
Buat kamu yang merasa punya ikatan kuat dengan kucing, anjing, atau bahkan burung peliharaanmu, ternyata kamu bisa jadi memiliki ciri-ciri kepribadian yang cukup langka tapi spesial.
Orang-orang seperti ini biasanya menunjukkan perilaku tertentu yang bikin mereka tampak berbeda—dari sisi empati, kepekaan batin, sampai kepedulian terhadap makhluk hidup lain. Bahkan banyak yang akhirnya menjadi pejuang hak-hak hewan karena koneksi yang kuat ini.
Dilansir dari laman Geediting, Rabu (28/5), berikut adalah 7 perilaku atau kebiasaan yang umum dimiliki orang yang lebih dekat dengan hewan daripada manusia:
1. Empatinya Meluap-luap
Orang dengan koneksi kuat terhadap hewan biasanya punya tingkat empati yang sangat tinggi. Mereka bisa memahami perasaan hewan seperti marah, sedih, atau senang hanya dari bahasa tubuhnya. Nggak heran kalau mereka sering ngobrol sama hewan peliharaan layaknya ngobrol sama manusia. Dan uniknya, empati mereka nggak cuma buat hewan peliharaan sendiri, tapi juga ke hewan liar atau hewan yang bahkan belum pernah mereka temui sebelumnya.
2. Merasa Tenang saat Dekat Hewan
Hewan punya semacam energi penyembuh tersendiri buat orang-orang ini. Banyak dari mereka mengaku bisa merasa lebih rileks, damai, dan bebas stres saat bersama hewan. Contohnya seperti anjing Labrador yang bisa bikin pemiliknya langsung tenang hanya dengan duduk di sampingnya. Momen-momen sunyi bersama hewan itu justru terasa penuh makna.
3. Paham Bahasa Sunyi
Komunikasi tanpa kata menjadi hal yang sangat alami. Mereka mampu membaca sinyal kecil dari tatapan mata, gerakan telinga, atau postur tubuh seekor hewan. Walau tanpa suara, koneksi batin yang mereka bangun justru terasa lebih dalam. Hal ini membuat mereka sangat peka terhadap emosi makhluk hidup lain.
4. Menjunjung Tinggi Keaslian dan Ketulusan
Hewan tidak berpura-pura. Seekor anjing akan menggoyangkan ekornya saat bahagia dan seekor kucing akan mendengkur ketika nyaman. Orang yang lebih connect dengan hewan sangat menghargai ketulusan seperti ini. Mereka jadi pribadi yang autentik dan nggak suka basa-basi dalam hubungan, baik dengan manusia maupun hewan.
5. Nyaman di Tempat Tenang
Suasana sunyi dan damai adalah tempat favorit mereka. Mereka lebih suka menghabiskan waktu di ruang yang hening bersama hewan dibanding berada di keramaian manusia. Bahkan menurut riset, ruang tenang dan interaksi tanpa suara bisa meningkatkan kesehatan mental dan kreativitas seseorang.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
