Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 18.14 WIB

Orang-orang yang Selalu Khawatir tentang Uang Tidak Peduli Berapa Banyak yang Mereka Miliki Biasanya Memiliki 6 Kebiasaan Ini Saat Tumbuh Dewasa

seseorang yang selalu khawatir tentang uang tidak peduli berapa banyak yang mereka miliki. (Freepik/EyeEm) - Image

seseorang yang selalu khawatir tentang uang tidak peduli berapa banyak yang mereka miliki. (Freepik/EyeEm)

JawaPos.com - Sebagian orang terus-menerus merasa cemas tentang uang, bahkan ketika mereka sudah memiliki penghasilan yang stabil atau kekayaan yang mencukupi.

Kecemasan ini tidak selalu berkaitan dengan kondisi keuangan aktual, melainkan lebih banyak dipengaruhi oleh pengalaman masa kecil dan kebiasaan psikologis yang terbentuk saat tumbuh dewasa.

Menurut psikologi, ada pola-pola tertentu yang sering muncul pada orang-orang yang hidupnya dipenuhi kekhawatiran soal keuangan, meski secara objektif mereka berada dalam kondisi yang baik.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (27/5), terdapat enam kebiasaan yang biasanya dimiliki orang-orang yang selalu khawatir tentang uang saat mereka tumbuh dewasa:

1. Mereka Tumbuh dalam Lingkungan yang Tidak Stabil Secara Finansial

Anak-anak yang tumbuh dalam rumah tangga dengan kondisi keuangan yang tidak menentu cenderung menyerap kecemasan dari orang tua mereka.

Ketika kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, atau tempat tinggal menjadi sumber stres yang terus-menerus, otak anak-anak belajar untuk selalu waspada terhadap ancaman kekurangan.

Ketidakpastian ini menciptakan sistem kepercayaan internal bahwa uang adalah sesuatu yang sulit diperoleh dan mudah hilang.

Kebiasaan ini kemudian terbawa hingga dewasa, meskipun kondisi mereka telah membaik.

Mereka sulit merasa aman secara finansial karena otak mereka telah memprogram uang sebagai sumber kecemasan, bukan sebagai alat yang netral untuk bertahan hidup dan berkembang.

2. Mereka Cenderung Menabung Secara Berlebihan dan Takut Membelanjakan Uang

Alih-alih merasa lega saat memiliki simpanan uang, orang dengan latar belakang ini justru bisa menjadi sangat pelit terhadap diri sendiri.

Mereka merasa bersalah saat membeli sesuatu, bahkan untuk kebutuhan yang wajar seperti liburan, pakaian baru, atau makan enak. Mereka sering mengatakan, “Nanti saja, takut uangnya habis,” meskipun tabungan mereka cukup besar.

Ini bukan bentuk kebijaksanaan finansial, tetapi lebih kepada ketakutan bawah sadar akan kehilangan kontrol.

Menurut psikolog, ini disebut financial anxiety behavior, di mana individu memaksakan diri untuk menahan pengeluaran demi rasa aman yang sebenarnya semu.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore