Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 04.04 WIB

Jangan Anggap Remeh! 7 Keterampilan yang Dikuasai Anak Era 70-an Ini Justru Membentuk Kedewasaan yang Tangguh

Ilustrasi anak-anak di era 1970-an sedang bermain di luar ruangan tanpa bantuan teknologi canggih (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi anak-anak di era 1970-an sedang bermain di luar ruangan tanpa bantuan teknologi canggih (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Masa kecil di era 1970-an mungkin terasa sangat berbeda jika dibandingkan dengan pengalaman tumbuh besar anak-anak zaman sekarang. Dunia saat itu belum secanggih dan terkoneksi seperti hari ini, memaksa anak-anak belajar banyak hal praktis secara mandiri di luar lingkungan sekolah formal.

Kondisi lingkungan yang serba terbatas justru mendorong mereka mengembangkan serangkaian keterampilan penting yang ternyata sangat berguna di kemudian hari. Kemampuan-kemampuan inilah yang secara tidak langsung membentuk mereka menjadi individu dewasa yang lebih mandiri dan punya daya juang tinggi.

Melansir dari Geediting.com, Senin (19/05), berikut beberapa keterampilan khas era 70-an yang kini mungkin mulai jarang ditemukan.

1. Mentalitas 'Lakukan Sendiri' (Do-it-yourself Mentality)

Anak-anak era 70-an tumbuh dengan pemahaman bahwa tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan instan atau memanggil bantuan ahli. Mereka didorong untuk mencoba memperbaiki, menciptakan, atau mengatasi persoalan dengan menggunakan alat serta sumber daya yang tersedia di sekitar mereka.

2. Navigasi Tanpa Bantuan Teknologi

Belum adanya teknologi navigasi canggih seperti GPS membuat anak-anak zaman itu terbiasa mengandalkan peta fisik dan patokan alam. Kemampuan membaca arah, mengingat jalan, dan orientasi ruang adalah keterampilan penting yang mereka asah setiap kali bepergian sendiri atau bersama teman.

3. Kemampuan Perbaikan Dasar

Sepeda yang rusak, mainan yang patah, atau peralatan rumah tangga sederhana seringkali coba diperbaiki sendiri sebelum dibawa ke tukang servis profesional. Anak-anak era 70-an belajar keterampilan dasar memakai obeng, tang, atau memahami cara kerja benda-benda di sekitar mereka.

4. Pengelolaan Uang Sederhana

Uang saku yang terbatas mengharuskan anak-anak belajar membuat prioritas dalam pengeluaran mereka sehari-hari. Mereka terbiasa menabung, membandingkan harga barang, dan membuat keputusan cerdas tentang bagaimana membelanjakan uang yang mereka miliki secara bijak.

5. Memasak Mulai dari Bahan Mentah

Keterampilan memasak bukan hanya domain orang tua, anak-anak pun sering dilibatkan dalam proses menyiapkan makanan dari awal. Mereka belajar mengenal bahan-bahan segar, cara mengolahnya, dan seringkali bisa menyiapkan hidangan sederhana tanpa bergantung pada makanan instan.

6. Komunikasi Jauh dari Gadget

Interaksi sosial dan komunikasi dengan teman atau keluarga lebih banyak dilakukan secara tatap muka atau melalui surat dan telepon rumah terbatas. Ini melatih keterampilan mendengarkan aktif, membaca ekspresi wajah, dan menyampaikan pikiran secara lisan dengan lebih efektif.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore