Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 03.21 WIB

7 Hal yang Tidak Lagi Disukai Orang dengan IQ Tinggi Seiring Bertambahnya Usia

7 Hal yang Tidak Lagi Disukai Orang dengan IQ Tinggi Seiring Bertambahnya Usia - Image

7 Hal yang Tidak Lagi Disukai Orang dengan IQ Tinggi Seiring Bertambahnya Usia

JawaPos.com - Menurut penelitian, banyak hal yang tidak lagi disukai orang dengan IQ tinggi seiring bertambahnya usia, berakar pada tekanan masyarakat, minat pribadi, dan ekspektasi yang tidak realistis.

Semakin dewasa, biasanya seseorang jadi lebih tahu apa yang penting dalam hidup dan apa yang hanya membuang energi. Terutama bagi mereka yang punya kecerdasan di atas rata-rata, ada banyak perubahan cara pandang yang muncul seiring waktu.

Dilansir dari Your Tango berikut ini tujuh hal yang perlahan mulai ditinggalkan oleh orang dengan IQ tinggi, dan mungkin kamu pun akan merasa relate.

1. Hubungan yang dangkal

Seiring waktu, hubungan basa-basi jadi terasa melelahkan. Bukan berarti kamu jadi antisosial, tapi ada pergeseran nilai dalam berinteraksi.

Menurut sebuah studi dari Psychology and Aging, banyak orang cenderung meninggalkan hubungan yang tidak bermakna dan mulai memprioritaskan percakapan yang lebih mendalam.

Orang dengan IQ tinggi lebih menyukai obrolan yang jujur, reflektif, dan punya nilai emosional, bukan sekadar berbasa-basi di grup WhatsApp.

2. Gangguan yang mengalihkan fokus dari kegiatan positif

Scrolling media sosial berjam-jam atau binge-watching tontonan yang tidak memberi nilai tambah, mulai terasa membuang waktu.

Penelitian dari National Institute on Aging menunjukkan bahwa manfaat dari menekuni hobi datang dari kesengajaan dan kesadaran diri.

Kecerdasan bukan cuma soal logika, tapi juga kemampuan mengenali hal yang bermanfaat untuk kesehatan mental dan pertumbuhan pribadi.

3. Berusaha untuk menyesuaikan diri

Dulu mungkin kamu merasa harus tampil sesuai ekspektasi orang lain supaya bisa diterima. Tapi seiring waktu, kamu mulai sadar kalau menjadi diri sendiri jauh lebih penting.

Orang dengan IQ tinggi umumnya punya tingkat kecerdasan emosional yang lebih tajam, sehingga mereka tidak lagi merasa perlu meniru kebiasaan atau gaya hidup orang lain hanya demi validasi sosial.

4. Pengeluaran berlebihan untuk benda-benda bersifat materi

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore