Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 20.20 WIB

Orang yang Sangat Cepat Terikat Emosi Pada Orang yang Baru Ditemui Biasanya Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi dua orang yang cepat akrab meski baru bertemu. (Freepik) - Image

Ilustrasi dua orang yang cepat akrab meski baru bertemu. (Freepik)

JawaPos.com – Bertemu dengan orang baru bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan membuka peluang interaksi menarik dalam hidup kita.

Namun, bagi sebagian orang, proses membangun koneksi emosional dengan kenalan baru ini bisa berjalan dalam laju yang sangat cepat.

Fenomena terikat emosi terlalu dini pada orang yang relatif asing ini ternyata memiliki akar psikologis tersendiri yang menarik untuk dipahami lebih lanjut.

Mereka yang mengalaminya seringkali tidak sepenuhnya sadar bahwa kecepatan koneksi emosi mereka berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya.

Melansir dari Geediting.com Rabu (23/4), berikut adalah beberapa ciri khas yang ditunjukkan oleh individu dengan kecenderungan tersebut, berdasarkan sudut pandang psikologi.

  1. Mengidealkan orang lain dengan sangat cepat

Satu di antara ciri yang menonjol adalah kecenderungan untuk langsung melihat sisi terbaik dari orang baru tanpa melihat gambaran utuhnya.

Mereka cenderung menciptakan gambaran sempurna tentang kenalan baru tersebut di dalam benak mereka dalam waktu singkat.

  1. Berbagi detail pribadi yang sangat dalam di awal

Mereka merasa nyaman dan terdorong untuk mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sangat personal atau rahasia terlalu dini dalam interaksi.

Ada keinginan kuat untuk segera membentuk ikatan keintiman melalui berbagi cerita yang biasanya memerlukan waktu dan kepercayaan lebih.

  1. Salah mengartikan gerakan ramah sebagai minat lebih dalam

Sikap ramah yang wajar atau perhatian standar yang ditunjukkan oleh orang baru sering kali ditafsirkan sebagai tanda ketertarikan emosional yang lebih mendalam.

Mereka mungkin mulai membayangkan potensi hubungan serius dengan orang yang baru ditemui, padahal interaksi baru di tahap permukaan saja.

  1. Mendambakan keintiman emosional yang intens

Ada kebutuhan mendesak yang dirasakan untuk segera terhubung pada level emosional yang kuat dengan orang baru yang mereka temui.

Keinginan ini bisa begitu besar sehingga mendorong mereka untuk mempercepat tahapan alami dalam pengembangan sebuah hubungan.

  1. Memiliki riwayat kesepian atau kebutuhan emosional tak terpenuhi

Latar belakang merasa kesepian atau adanya kebutuhan emosional dari masa lalu yang belum terpenuhi seringkali berperan dalam kecenderungan ini.

Pengalaman tersebut bisa membuat mereka lebih rentan dan cepat mencari koneksi intens sebagai cara mengisi kekosongan yang ada.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore