
Ilustrasi seseorang yang sedang berbicara dengan orang tua. (Freepik)
JawaPos.com – Menjadi dewasa sering kali diasosiasikan dengan kemandirian penuh dalam mengambil setiap keputusan penting dalam hidup pribadi seseorang.
Namun, bagi sebagian individu, proses untuk lepas dari pengaruh atau pandangan orang tua ternyata tidak bisa sepenuhnya hilang seiring bertambahnya usia.
Ada orang-orang yang meskipun secara lahiriah sudah sangat mandiri, secara emosional mereka masih membawa kebutuhan akan validasi dari figur orang tua.
Mereka mungkin tidak secara terang-terangan meminta izin, tetapi perilaku mereka mencerminkan keinginan kuat untuk membuat orang tua merasa bangga dan setuju.
Melansir dari Geediting.com Rabu (23/4), berikut beberapa ciri khas yang sering kali tanpa sadar ditunjukkan oleh orang dewasa yang masih mencari persetujuan orang tua mereka.
Mereka menghabiskan banyak waktu dan energi mental untuk menganalisis apa yang mungkin dipikirkan orang tua tentang pilihan hidupnya.
Setiap keputusan, besar atau kecil, seringkali dipertimbangkan secara berlebihan demi menghindari kemungkinan ketidaksetujuan dari ayah atau ibu.
Meskipun sudah mampu, mereka merasa sangat berat atau tidak yakin saat harus mengambil langkah besar tanpa membicarakannya terlebih dahulu dengan orang tua.
Kebutuhan akan masukan atau restu orang tua terasa begitu penting hingga proses pengambilan keputusan menjadi terhambat karenanya.
Ada dorongan kuat untuk selalu memberi laporan detail mengenai karir, hubungan asmara, atau pencapaian lain kepada orang tua.
Mereka seolah ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam hidupnya diketahui dan disetujui oleh ayah atau ibu.
Rasa bangga atas pencapaian yang diraih terasa kurang lengkap jika belum mendapatkan pujian atau pengakuan positif dari orang tua mereka.
Validasi dari orang tua menjadi barometer penting yang menentukan seberapa berharga atau suksesnya prestasi tersebut dalam pandangan mereka.
Mereka cenderung menghindari perbedaan pendapat atau konfrontasi terbuka dengan orang tua meskipun merasa tidak nyaman.
Keinginan menjaga hubungan harmonis dan tidak menimbulkan kekecewaan membuat mereka rela mengalah atau menyembunyikan perasaan sendiri.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
