Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 23.52 WIB

Jika Anak Anda yang Sudah Dewasa Masih Menelepon karena 7 Hal Ini, Artinya Ikatan Kalian Sangat Istimewa Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang anak yang menelpon orang tuanya. (Freepik/EyeEm) - Image

Ilustrasi seseorang anak yang menelpon orang tuanya. (Freepik/EyeEm)

JawaPos.com - Saat anak-anak tumbuh dewasa, mereka mulai membentuk kehidupan mereka sendiri — karier, hubungan, keluarga, dan rutinitas yang tidak lagi bergantung sepenuhnya pada orang tua.

Namun, ada satu hal yang tidak selalu berubah: kebutuhan emosional dan koneksi batin yang dalam dengan orang tua.

Menurut psikologi, jika anak-anak dewasa Anda masih secara rutin menghubungi Anda untuk alasan-alasan tertentu, itu bukan karena ketergantungan yang tidak sehat, melainkan tanda kuat bahwa Anda telah membangun hubungan yang kokoh, penuh kasih, dan tak mudah tergoyahkan.

Dilansir dari Senin (21/4), terdapat 7 alasan utama anak-anak dewasa tetap menelepon orang tuanya, yang menjadi bukti dari ikatan yang mendalam dan tidak bisa dipatahkan:

1. Mereka Mencari Nasihat, Bukan Instruksi

Anak dewasa yang masih menghubungi Anda untuk meminta pendapat atau panduan berarti mereka menghargai kebijaksanaan Anda.

Mereka tidak sedang mencari seseorang untuk mengatur hidup mereka, tapi mereka tahu bahwa pengalaman Anda adalah sumber wawasan yang berharga.

Ini menunjukkan bahwa Anda telah membesarkan mereka dengan cukup kebebasan untuk berpikir sendiri, namun cukup aman untuk tetap merasa nyaman saat meminta nasihat.

Psikologi menyebut ini sebagai bentuk "secure attachment", atau keterikatan yang aman – di mana individu merasa cukup aman dalam hubungan untuk bersandar, tetapi juga mandiri dalam pilihan.

2. Mereka Ingin Berbagi Kabar Baik

Ketika hal baik terjadi — kenaikan jabatan, keberhasilan kecil, atau kabar menyenangkan lainnya — dan Anda adalah orang pertama yang mereka hubungi, itu adalah tanda cinta dan keterikatan yang tulus.

Mereka ingin berbagi kebahagiaan dengan Anda, bukan karena mereka harus, tapi karena itu terasa alami.

Ini adalah bentuk komunikasi emosional yang mencerminkan hubungan positif, di mana keberhasilan anak menjadi keberhasilan bersama, dan perasaan bahagia mereka tidak lengkap tanpa melibatkan Anda.

3. Mereka Tidak Malu Mengaku Sedang Lelah atau Gagal

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore