
Ilustrasi seseorang yang menunjukkan rasa cemas atau takut saat dihadapkan pada jarum suntik (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Menghadapi jarum suntik, seperti saat akan divaksin atau diambil darah, bisa menjadi momen yang menegangkan bagi sebagian orang. Namun, bagi individu tertentu, ketakutan ini bisa berkembang menjadi sangat intens bahkan sampai terasa tidak masuk akal bagi orang lain di sekitarnya.
Ternyata ada penjelasan psikologis di balik ketakutan kuat terhadap jarum suntik yang dialami oleh beberapa orang ini. Ketakutan ini bukan sekadar rasa gugup biasa melainkan fobia spesifik yang berdampak nyata pada kehidupan sehari-hari.
Melansir dari Geediting.com, Senin (21/4), psikologi mengidentifikasi beberapa ciri khas pada orang dengan ketakutan irasional terhadap jarum suntik.
1. Sensitivitas Tinggi terhadap Antisipasi
Satu di antara ciri yang muncul adalah kepekaan sangat tinggi terhadap momen menunggu atau antisipasi prosedur yang melibatkan jarum. Rasa cemas dan tegang bisa mulai terasa jauh sebelum jarum itu sendiri terlihat atau bahkan hanya sekadar memikirkan janji medis.
2. Mengaitkan Jarum dengan Pengalaman Negatif
Orang-orang ini seringkali memiliki ingatan kuat atau asosiasi negatif yang terbentuk dari pengalaman masa lalu terkait jarum. Mungkin ada kejadian traumatis di masa kecil atau pengalaman tidak menyenangkan yang membuat mereka menghubungkan jarum dengan rasa sakit atau hal buruk.
3. Takut Pingsan atau Merasa Sakit
Ketakutan mereka seringkali juga melibatkan kekhawatiran berlebihan akan reaksi fisik tubuh seperti pingsan mendadak atau merasa sangat sakit setelah prosedur jarum. Pikiran tentang sensasi fisik yang tidak diinginkan ini menambah tingkat kecemasan mereka secara signifikan.
4. Persepsi Nyeri yang Lebih Tinggi
Secara psikologis, individu dengan fobia jarum mungkin benar-benar merasakan sensasi nyeri lebih intens dibandingkan orang lain pada rangsangan yang sama. Persepsi nyeri yang meningkat ini bukanlah dibuat-buat melainkan respons nyata dari sistem saraf mereka terhadap jarum.
5. Takut Kehilangan Kendali Diri
Situasi yang melibatkan jarum seringkali memunculkan rasa takut akan kehilangan kontrol atas diri sendiri atau tubuh mereka. Mereka khawatir tidak bisa mengendalikan reaksi takut, pingsan, atau menunjukkan perilaku panik di depan orang lain saat prosedur berlangsung.
6. Menghindar Sebagai Mekanisme Koping
Untuk menghindari perasaan cemas dan takut yang sangat tidak nyaman, mereka cenderung menggunakan penghindaran total terhadap situasi terkait jarum. Ini bisa berarti menunda atau bahkan membatalkan janji medis penting yang sebenarnya memerlukan tindakan dengan jarum.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
