Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 18.40 WIB

Orang yang Tetap Bermain-main Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mempraktikkan 7 Kebiasaan Harian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang tetap bermain seiring bertambahnya usia./Freepik. - Image

seseorang yang tetap bermain seiring bertambahnya usia./Freepik.

JawaPos.com - Ketika kita masih anak-anak, bermain adalah bagian utama dari hidup.

Tapi seiring bertambahnya usia, banyak orang perlahan-lahan meninggalkan sisi main-main mereka, menggantinya dengan rutinitas, tanggung jawab, dan keseriusan.

Namun, ada sekelompok orang dewasa yang tetap mampu menjaga sisi bermain-main mereka tetap hidup, bahkan di tengah kesibukan hidup yang padat.

Menurut psikologi, orang-orang ini sering kali lebih bahagia, lebih kreatif, dan memiliki hubungan sosial yang lebih kuat.

Menariknya, mereka bukan hanya "beruntung secara alami"—mereka mempraktikkan kebiasaan-kebiasaan tertentu setiap hari yang membantu mereka tetap terhubung dengan sisi spontan dan ceria dari diri mereka.

Dilansir dari Small Biz Technology pada Senin (21/4), terdapat tujuh kebiasaan harian yang biasanya dipraktikkan oleh orang-orang yang tetap bermain-main meskipun usia terus bertambah:

1. Mereka Mencari Kesenangan dalam Hal-Hal Kecil

Orang yang bermain-main tidak menunggu momen besar untuk merasa bahagia.

Mereka menemukan humor dalam kejadian sehari-hari—entah itu bermain dengan bayangan di tembok, tertawa karena kucing mereka bertingkah lucu, atau membuat lelucon ringan saat antre di supermarket.

Psikologi menyebut ini sebagai playful mindset, yaitu kemampuan untuk melihat sisi ringan dalam segala hal.

Sifat ini membantu meredam stres dan menjaga suasana hati tetap positif.

2. Mereka Membiarkan Imajinasi Mereka Berkembang Bebas

Mereka tidak membatasi pikiran mereka pada apa yang "masuk akal" atau "dewasa".

Dalam keseharian, mereka mungkin membayangkan skenario lucu, bermain peran saat memasak (berpura-pura jadi chef terkenal), atau berbicara dengan hewan peliharaan seolah-olah hewan itu mengerti.

Psikolog menyebut ini sebagai bentuk cognitive flexibility, yaitu kemampuan otak untuk berpindah antara berbagai cara berpikir dengan mudah—yang sangat penting dalam menjaga kreativitas dan kesehatan mental.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore