
Ilustrasi seseorang yang mengalami mimpi buruk/pexels
JawaPos.com - Menangis setelah mengalami mimpi buruk bisa meninggalkan perasaan berat bahkan setelah tersadar. Tetapi, menangis saat tidur ternyata bukan hal yang harus dikhawatirkan secara berlebihan.
Jika anda masih bisa menangis, tandanya seseorang belum mati rasa, anda masih manusia. Manusia akan selalu merasakan emosi dan air mata adalah salah satu cara kita memproses emosi.
Pada bayi menangis saat tidur biasanya terjadi saat transisi tidur, saat mereka belum terbiasa berpindah dari satu fase tidur ke fase lainnya.
Sementara itu, bagi orang dewasa, menangis saat tidur menandakan adanya perasaan lelah secara emosional, kondisi kesehatan mental, atau pengalaman traumatis yang dapat memicu tangisan saat tidur maupun saat terbangun.
Berbeda dengan usia lansia, saat di tahap usia ini menangis saat tidur berkaitan dengan gejala demensia, tantangan kesehatan mental, dan emosional akibat proses penuaan dan tekanan akibat perubahan hidup yang sedang mereka jalani.
Mengutip dari laman www.verywellmind.com berikut adalah penjelasan secara lengkap mengapa seseorang bisa menangis tanpa sadar saat tertidur.
Penyebab anda menangis saat tidur:
Transisi tidur
Salah satu tahap tidur adalah Rapid Eye Movement (REM) atau tidur ringan. Karena belum terbiasa berpindah dari tidur pulas ke dalam tidur ringan, seseorang akan merasa tidak nyaman. Bayi paling sering mengalami transisi tidur yang ditandai dengan tangisan terus menerus saat tidur.
Teror di malam hari
Teror malam adalah gangguan tidur yang biasanya tidak diingat ketika terbangun. Gejalanya bisa meliputi bergerak liar, berteriak, berjalan di dalam tidur, dan menangis saat tidur ataupun setelahnya. Teror malam ini biasanya berkurang ketika anak berumur sepuluh tahun.
Mimpi buruk
Mimpi buruk yang intenz dapat menyebabkan seseorang menangis saat terbangun. Biasanya tangisan ini diikuti dengan keadaan takut dan cemas. Mimpi buruk secara psikologis berkaitan dengan cara yang sulit dalam memproses emosi, seperti stres dan kecemasan.
Emosi terpendam
Setiap orang memiliki cara berbeda di dalam menghadapi duka. Ada yang terbuka dan segera mencari bantuan, sementara yang lain memilih untuk menyimpan perasaan dan tetap sibuk seolah tidak terjadi apa-apa. Namun, di malam hari emosi yang ditekan bisa muncul dan menyebabkan gangguan tidur, termasuk menangis saat tidur.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
