Ilustrasi seseorang yang sedang mencari perhatian dan pujian dari orang lain (Dok. Pixabay)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu pernah bertemu dengan orang-orang yang tampaknya mengharapkan pujian atau pengakuan lebih dari yang seharusnya mereka dapatkan, terutama ketika mereka hanya melakukan hal-hal mendasar atau yang memang sudah menjadi tanggung jawab mereka.
Perilaku ini, meskipun mungkin terlihat sepele, ternyata bisa menjadi indikasi dari sifat yang kurang dewasa. Mengapa demikian? Melansir dari Geediting.com, Minggu (20/4), mari kita telaah beberapa ciri kekanakan pada orang yang mengharapkan pujian hanya karena melakukan hal minimal.
1. Melebih-lebihkan Tugas Sederhana
Satu di antara ciri khas orang yang mengharapkan pujian berlebihan adalah kecenderungan untuk membesar-besarkan tugas-tugas yang sebenarnya sangat sederhana. Mereka mungkin menceritakan tentang bagaimana mereka berjuang atau bekerja keras untuk menyelesaikan sesuatu yang bagi orang lain adalah hal yang biasa. Tujuannya jelas, untuk mendapatkan perhatian dan pujian atas usaha yang sebenarnya tidak sebanding dengan hasilnya.
2. Terkejut Mendapatkan Pengakuan Standar
Ketika mereka akhirnya mendapatkan pujian atau ucapan terima kasih atas pekerjaan minimal mereka, reaksinya seringkali berlebihan. Mereka mungkin tampak sangat terkejut dan senang, seolah-olah telah melakukan sesuatu yang luar biasa. Padahal, apa yang mereka lakukan hanyalah memenuhi ekspektasi dasar atau menyelesaikan tugas yang memang seharusnya mereka kerjakan.
3. Merasa Istimewa Setelah Melakukan Tanggung Jawab
Orang dengan ciri ini seringkali merasa diri mereka istimewa atau patut mendapatkan perlakuan khusus setelah melakukan sesuatu yang sebenarnya adalah tanggung jawab mereka. Misalnya, seorang karyawan yang mengharapkan pujian setinggi langit hanya karena datang tepat waktu atau menyelesaikan laporan rutin. Mereka seolah lupa bahwa hal tersebut adalah bagian dari deskripsi pekerjaan mereka.
4. Mencari Validasi Eksternal Berlebihan
Kebutuhan akan validasi eksternal adalah hal yang wajar, namun pada orang yang mengharapkan pujian untuk hal minimal, kebutuhan ini tampak berlebihan. Mereka terus-menerus mencari pengakuan dari orang lain untuk setiap tindakan kecil yang mereka lakukan. Hal ini menunjukkan kurangnya rasa percaya diri dan ketergantungan pada penilaian orang lain.
5. Tidak Memahami Konsep Tanggung Jawab Sejati
Ciri kekanakan ini juga tercermin dalam kurangnya pemahaman tentang apa itu tanggung jawab yang sebenarnya. Mereka cenderung melihat setiap tugas sebagai beban yang luar biasa dan pantas mendapatkan imbalan berupa pujian, padahal itu hanyalah bagian dari komitmen atau kewajiban yang telah mereka ambil.
6. Mudah Merasa Tidak Dihargai
Ketika pujian yang mereka harapkan tidak datang, orang-orang ini cenderung mudah merasa tidak dihargai atau bahkan marah. Mereka menganggap bahwa setiap usaha minimal mereka harus selalu diakui dan diapresiasi. Perasaan ini menunjukkan ketidakstabilan emosi dan ekspektasi yang tidak realistis.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
