
Ilustrasi orang yang bergaya mewah. (Freepik)
JawaPos.Com - Gaya hidup masa kini sering kali menciptakan tekanan tak terlihat yang membuat seseorang merasa harus selalu tampil mewah, meski kondisi keuangannya sebenarnya tidak mendukung.
Media sosial menjadi panggung utama tempat banyak orang memamerkan kehidupan sempurna mereka.
Mulai dari baju bermerek, makan di tempat eksklusif, hingga liburan ke luar negeri yang mewah.
Sayangnya, tidak semua yang terlihat gemerlap itu mencerminkan kenyataan yang sesungguhnya.
Banyak yang hanya tampil bak sultan, padahal isi dompetnya sudah menjerit.
Fenomena ini bukan hal baru, tetapi semakin mencolok di era digital seperti sekarang.
Banyak orang terjebak dalam gaya hidup semu, demi memenuhi ekspektasi orang lain atau sekadar demi mendapatkan validasi sosial.
Mereka tidak benar-benar kaya, tetapi ingin sekali terlihat seperti orang kaya.
Dalam banyak kasus, kebiasaan ini justru menjadi boomerang bagi kehidupan finansial mereka sendiri.
Alih-alih mencapai kestabilan ekonomi, yang terjadi justru kebocoran keuangan yang terus menerus.
DIlansir dari News Report, inilah tujuh kebiasaan yang sering dilakukan oleh mereka yang tampak kaya di permukaan, namun sebenarnya sedang berjuang menutupi kenyataan finansial yang jauh dari kata mapan.
1. Suka Menonjolkan Merek dan Label Secara Berlebihan
Salah satu tanda paling mencolok dari seseorang yang ingin terlihat kaya. Padahal realitas keuangannya tidak mendukung adalah kebiasaan menonjolkan merek atau label secara berlebihan.
Mereka tidak sekadar membeli barang bermerek, tapi sengaja memilih item dengan logo besar dan mencolok agar orang lain tahu bahwa itu barang mahal.
Baju dengan logo menonjol, tas dengan monogram ikonik, sepatu limited edition, hingga casing ponsel dengan desain dari brand ternama, semuanya harus terlihat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
