Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 16.00 WIB

8 Permainan Masa Kecil yang Tanpa Sadar Mengajarkan Kita Banyak Hal, Ketahui Pelajaran Hidup di Baliknya

Kelompok anak-anak sedang bermain salah satu permainan tradisional (Dok. Freepik)

JawaPos.com, Masa kanak-kanak adalah periode yang penuh dengan eksplorasi dan pembelajaran, seringkali melalui cara yang paling sederhana dan menyenangkan. Tanpa kita sadari, permainan-permainan yang dulu sering kita mainkan bersama teman-teman ternyata menyimpan banyak pelajaran berharga yang membentuk kita menjadi seperti sekarang ini. 

Sayangnya, seiring perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, banyak di antara permainan itu yang mulai terlupakan. Melansir dari Geediting.com, Jumat (18/4), mari kita bernostalgia dengan mengingat kembali beberapa permainan masa kecil beserta pelajaran yang bisa kita petik.

1. Red Rover: Kekuatan Kebersamaan dan Strategi

Ingatkah kamu dengan permainan red rover? Dua tim berdiri berhadapan, dan satu tim akan memanggil anggota tim lawan untuk berlari dan mencoba menembus barisan mereka yang saling berpegangan tangan. Permainan ini mengajarkan kita tentang pentingnya persatuan dan kerja sama tim. Strategi untuk memilih siapa yang akan berlari dan bagaimana cara menembus barisan juga menjadi bagian penting dari keseruan permainan ini.

2. Hopscotch (Engklek): Ketepatan, Ketekunan, dan Kesabaran

Menggambar kotak-kotak di tanah, melempar batu, dan melompat dengan satu atau dua kaki adalah inti dari permainan hopscotch atau yang lebih dikenal dengan sebutan engklek. Permainan ini melatih ketepatan gerakan, membutuhkan ketekunan untuk menyelesaikan semua urutan lompatan, dan tentu saja, kesabaran saat menunggu giliran.

3. Marbles (Kelereng): Koordinasi, Perhitungan, dan Manajemen Risiko

Bermain kelereng bukan hanya soal mengumpulkan sebanyak mungkin bola kaca berwarna-warni. Permainan ini mengasah koordinasi tangan dan mata, kemampuan memperkirakan sudut dan jarak, serta strategi untuk memenangkan taruhan. Ada juga unsur manajemen risiko saat kita memutuskan untuk bertaruh kelereng andalan kita.

4. Kick the Can (Sepak Kaleng): Kehati-hatian, Observasi, dan Pengorbanan

Dalam permainan sepak kaleng, satu orang bertugas menjaga kaleng, sementara pemain lain bersembunyi. Tujuan pemain yang bersembunyi adalah untuk menyelinap dan menendang kaleng tanpa ketahuan. Permainan ini mengajarkan kita tentang kehati-hatian, kemampuan observasi untuk menemukan tempat persembunyian yang aman, kerja sama tim untuk saling membantu, dan bahkan pengorbanan saat harus mengalihkan perhatian penjaga agar teman lain bisa menendang kaleng.

5. Four Square (Bola Empat): Adaptasi, Keadilan, dan Rasa Hormat

Permainan bola empat melibatkan empat pemain yang berdiri di dalam empat kotak yang berbeda dan memukul bola secara bergiliran. Aturan yang sederhana namun dinamis mengajarkan kita tentang kemampuan beradaptasi dengan situasi permainan, pentingnya bermain secara adil, dan menghormati giliran serta aturan yang berlaku.

6. Cat's Cradle (Kucing-kucingan): Koordinasi dan Kerja Sama

Benang yang dibentuk menjadi berbagai macam figur seperti cangkir, jembatan, atau bintang adalah inti dari permainan Kucing-kucingan. Permainan ini melatih koordinasi tangan dan jari, serta apresiasi terhadap tindakan yang saling terkait dan membutuhkan kerja sama untuk menciptakan bentuk yang diinginkan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore