
Ilustrasi orang yang memulihkan energinya pasca aktivitas sosial.
JawaPos.com - Setiap manusia memang memiliki sikap yang beragam, ada yang memiliki energi sosial lebih tingga dan juga tidak. Kita semua diciptakan untuk saling melengkapi.
Bagi mereka yang memiliki energi sosial lebih tinggi, sering disebut introvert. Sedangkan orang yang memiliki energi sosial lebih rendah, itu introvert.
Namun sebagian besar orang selalu menyamakan antara introvert dan anti sosial atau pemalu, padahal itu hal yang berbeda. Mari kita ulik lebih dalam lagi mengenai mereka yang punya energi sosial lebih rendah.
Dilansir dari laman Hack Spirit pada Kamis (17/04) inilah 7 perilaku orang yang butuh pemulihan setelah menjalani aktivitas sosial:
1. Reservoir energi sosial
Kita semua memiliki reservoir energi sosial yang habis saat kita berinteraksi dengan orang lain. Beberapa orang mungkin memiliki reservoir yang lebih besar, karena itu dapat bersosialisasi untuk waktu yang lebih lama tanpa merasa terkuras.
Introvert mengisi ulang dengan menghabiskan waktu sendirian, sementara ekstrovert mendapatkan energi dari berada di sekitar orang lain. Orang yang membutuhkan hari pemulihan setelah bersosialisasi sering kali memiliki reservoir energi sosial lebih kecil.
2. Sangat sensitif terhadap rangsangan
Kepekaan yang meningkat ini sering dikaitkan dengan perlunya hari pemulihan pasca-sosialisasi. Soalnya, menyerap dan memproses semua informasi ini bisa melelahkan secara mental.
Jika kamu merasa lelah setelah berada di lingkungan yang ramai, itu bukan karena kamu antisosial atau aneh, hanya saja otak bekerja lembur untuk memproses semua input sensorik ini.
Memahami hal tersebut dapat membantu mengelola jadwal sosial dengan lebih baik dan meluangkan waktu untuk istirahat yang cukup.
3. Mengutamakan kedalaman daripada keluasan dalam hubungan
Bukannya kita tidak menghargai obrolan ringan, tetapi itu tidak mengisi cangkir kita dengan cara yang sama seperti percakapan mendalam dan bijaksana. Sifat ini umum di antara kita yang membutuhkan hari pemulihan setelah bersosialisasi.
Terlibat dalam percakapan tingkat permukaan bisa menguras mental bagi karena tidak memiliki kedalaman yang didambakan. Tidak apa-apa untuk menghargai kedalaman daripada keluasan dalam hubungan dan tidak apa-apa untuk mendambakan koneksi bermakna dan merasa lelah setelah malam obrolan ringan.
4. Kebutuhan rutin untuk kesendirian
Kita yang membutuhkan hari pemulihan setelah bersosialisasi sering mendambakan kesendirian, menghargai waktu sendirian, dan menggunakannya untuk mengisi ulang baterai mental.
Menariknya, sebuah penelitian dari University of Buffalo menemukan bahwa kesendirian dapat memiliki efek terapeutik.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
