Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 19.28 WIB

9 Cara Cerdas yang Diterapkan Oleh Kelas Menengah Bawah untuk Menghemat Uang

Ilustrasi cara cerdas menghemat uang ala seorang kelas menengah bawah. (Freepik) - Image

Ilustrasi cara cerdas menghemat uang ala seorang kelas menengah bawah. (Freepik)

JawaPos.com - Pernahkah kamu melihat seseorang di supermarket yang sibuk membandingkan harga lewat ponsel, lalu mengembalikan beberapa barang ke rak sebelum membayar?

Momen seperti itu menunjukkan betapa cermatnya sebagian orang dalam mengatur keuangan, khususnya mereka yang berasal dari kalangan menengah bawah.

Kondisi keuangan yang terbatas membuat mereka terbiasa memaksimalkan setiap rupiah. Di balik itu, ternyata banyak kebiasaan cerdas yang bisa dijadikan inspirasi dalam mengelola keuangan sehari-hari.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (16/4), berikut ini sembilan cara hemat ala kelas menengah bawah yang patut dicoba.

1. Membuat Anggaran yang Terencana

Mengatur anggaran bukan berarti membatasi diri, melainkan mengetahui ke mana saja uang mengalir. Sebagian orang memilih mencatat kebutuhan wajib seperti sewa, asuransi, dan belanja pokok, lalu memisahkannya dengan pengeluaran untuk hiburan atau hobi.

Dengan melihat anggaran secara jelas, seseorang bisa mengendalikan pengeluaran dan mengurangi stres akibat keuangan yang tidak terpantau. Selain itu, hal ini dapat mencegah kebiasaan belanja impulsif saat sedang tertekan.

2. Belanja Secara Terencana

Kebiasaan belanja tanpa rencana bisa membuat pengeluaran membengkak. Kelas menengah bawah biasanya sangat teliti dalam memilih barang, membandingkan harga, hingga memanfaatkan promo atau kupon diskon.

Mereka juga terbiasa membuat daftar belanja sesuai kebutuhan, sehingga tidak tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak perlu. Cara ini terbukti ampuh menekan pengeluaran tanpa mengurangi kebutuhan pokok.

3. Mengadopsi Gaya Hidup Minimalis

Gaya hidup minimalis kini bukan hanya tren, tetapi juga kebutuhan. Banyak orang dari kalangan menengah bawah yang akhirnya memilih hidup sederhana, bukan karena terpaksa, tetapi karena sadar akan manfaatnya.

Memiliki barang secukupnya membuat hidup lebih praktis, rumah lebih rapi, dan pengeluaran pun berkurang. Prinsipnya sederhana: setiap barang di rumah harus punya fungsi atau memberi kebahagiaan.

4. Belajar Memperbaiki Barang Sendiri

Alih-alih langsung membeli yang baru, sebagian orang memilih memperbaiki barang rusak secara mandiri. Mulai dari menjahit pakaian robek, memperbaiki perabotan, hingga instalasi ringan di rumah.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore