Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 April 2025 | 01.08 WIB

7 Tanda Bahwa Kamu sedang dalam Mode Bertahan Hidup, Meskipun Terlihat Baik-baik Saja

Ilustrasi orang yang sedang dalam mode bertahan hidup. - Image

Ilustrasi orang yang sedang dalam mode bertahan hidup.

JawaPos.com - Dalam perjalanan hidup yang penuh pasang surut ini terkadang membuat kita bingung, entah harus maju atau mundur. Terkadang pilihan yang tepat adalah berada dalam mode bertahan hidup.

Dikutip dari laman Oke Klinik pada Jumat (11/04) mode bertahan hidup ini terbilang wajar dialami setiap manusia, terlebih saat mereka mengalami trauma. Tapi jika dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, akan menimbulkan stres kronis.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Jumat (11/04) inilah 7 tanda bahwa kamu sedang dalam mode bertahan hidup, meskipun semuanya terlihat baik-baik saja:

1. Selalu waspada

Hidup dalam mode bertahan hidup bukan tentang bahaya nyata, ini tentang perasaan terus-menerus gelisah, seolah-olah ada sesuatu yang salah bahkan ketika tidak ada bukti yang menunjukkan itu.

Ini adalah keadaan hiperwaspadaan kronis. Kamu selalu bersiap untuk pukulan metaforis berikutnya, bahkan jika Anda duduk di lingkungan yang aman dan nyaman.

Setiap dering telepon membuat jantung berdebar kencang, setiap ketukan tak terduga di pintu membuat kamu melompat, dan lain sebagainya. Keadaan siaga tinggi ini bisa melelahkan secara mental, membuat kamu tidak sepenuhnya rileks dan menikmati hidup.

2. Terus merasa kelelahan padahal sudah cukup istirahat

Kelelahan tanpa henti ini adalah tanda klasik berada dalam mode bertahan hidup. Seolah-olah tubuh menghabiskan semua energinya untuk tetap waspada, meninggalkan tanpa apapun untuk mendorong aktivitas sehari-hari.

Hal penting yang perlu diingat di sini adalah bahwa tidak normal untuk merasa lelah terus-menerus. Jika kamu sudah cukup tidur tetapi masih merasa lelah, mungkin sudah waktunya untuk mundur dan mengevaluasi diri.

3. Mengalami kesulitan fokus pada saat ini

Saat kamu berada dalam mode bertahan hidup, pikiran sering terjebak dalam lingkaran kekhawatiran masa lalu atau kecemasan masa depan. Perjalanan waktu mental yang konstan ini dapat membuat sulit untuk tetap fokus pada saat ini.

Menariknya, ini mencerminkan temuan dari studi Universitas Harvard yang ditemukan bahwa orang menghabiskan 46,9% jam untuk memikirkan sesuatu selain dari apa yang mereka lakukan saat ini.

4. Berjuang untuk membuat keputusan

Saat kamu berada dalam mode bertahan hidup, bahkan keputusan terkecil pun bisa terasa luar biasa. Seolah-olah otak sudah terbebani dengan tetap waspada terhadap potensi ancaman, dan tidak memiliki bandwidth untuk menangani hal lain.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore