
Ilustrasi Generasi Z. (Freepik)
JawaPos.com – Salah satu ciri khas yang sering dikaitkan dengan Generasi Z, atau mereka yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, adalah kesadaran sosial mereka yang tinggi.
Banyak orang dari Gen Z yang sangat terlibat dalam aktivisme, menghabiskan waktu mereka untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu sosial yang kritis, dan menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perubahan sosial.
Karena kesadaran sosial mereka yang meningkat, banyak orang di Gen Z merasa mereka sudah memahami hidup.
Namun, masih banyak hal yang harus mereka pahami secara menyeluruh. Ada begitu banyak hal yang menurut Gen Z sudah mereka ketahui tentang hidup, tetapi mereka bahkan belum mulai mempelajarinya.
Dilansir dari laman YourTango, berikut 5 hal yang diremehkan oleh Gen Z walaupun mereka belum pernah mempelajarinya.
Meskipun Gen Z sangat mendukung keseimbangan kehidupan dan pekerjaan yang stabil, banyak dari mereka yang tidak yakin bagaimana cara mencapainya karena separuh Gen Z yang lebih muda bahkan belum memasuki dunia kerja.
Meskipun ide mencapai keseimbangan kehidupan dan pekerjaan yang sempurna terdengar bagus secara teori, menyeimbangkan karier, kehidupan sosial, dan perawatan diri sering kali lebih sulit dari yang diantisipasi.
Meski begitu, mencari keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan tetap menjadi prioritas bagi banyak orang di Gen Z.
Generasi Z yang paling tua berusia sekitar 27 tahun. Meskipun mereka dianggap dewasa saat berusia 18 tahun, mereka sebenarnya hanya memiliki beberapa tahun pengalaman sebagai orang dewasa.
Banyak dari mereka yang masih akan terkejut mengetahui semua tanggung jawab yang terkait dengan masa dewasa, termasuk mengelola tagihan, pajak, asuransi, membayar sewa, dan membuat anggaran sedemikian rupa sehingga mereka mampu mencukupi kebutuhan pokok.
Bagi banyak orang Gen Z, memasuki masa dewasa akan menjadi panggilan bangun yang besar, dan mereka akan belajar bahwa itu jauh lebih dari sekadar pergi bekerja dan memasak untuk diri sendiri setiap hari.
Banyak Gen Z yang diberi ide keliru bahwa selama mereka memperoleh gelar sarjana di bidang yang mereka inginkan, mendapatkan pekerjaan akan menjadi hal yang mudah!
Sayangnya, pasar kerja telah menjadi lebih kompetitif dan menantang dari sebelumnya, dengan sebagian besar Gen Z melaporkan bahwa mereka tidak begitu beruntung dalam mendapatkan pekerjaan.
Lebih dari 4 juta Gen Z menganggur meskipun memiliki gelar, dan 49% melaporkan bahwa mereka mengalami kesulitan luar biasa dalam mendapatkan pekerjaan
Masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan perlu ditangani dalam jangka panjang, dan sebagian orang gagal memahami bahwa mereka mungkin mengalami banyak kemunduran.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
