
seseorang yang lebih cocok menjadi pemimpin. (Freepik/gpointstudio)
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, pertumbuhan intelektual seharusnya terus berlangsung.
Namun, ada sebagian orang yang mengalami stagnasi dan berhenti mengembangkan wawasan serta keterampilan berpikir kritis.
Hal ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti rasa puas diri, lingkungan yang kurang menantang, atau bahkan ketidakmauan untuk menerima perubahan.
Menurut psikologi, orang yang berhenti tumbuh secara intelektual sering menunjukkan beberapa perilaku tertentu.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (21/3), terdapat delapan tanda utama yang mencerminkan stagnasi intelektual tersebut:
1. Enggan Menerima Pandangan Baru
Orang yang berhenti berkembang secara intelektual cenderung mempertahankan pandangan lama mereka tanpa mempertimbangkan perspektif baru.
Mereka menolak informasi yang bertentangan dengan keyakinan mereka, bahkan jika ada bukti yang jelas mendukung sudut pandang lain.
Dalam psikologi, ini disebut sebagai confirmation bias, yaitu kecenderungan untuk hanya mencari informasi yang memperkuat keyakinan sendiri dan mengabaikan fakta yang berlawanan.
2. Tidak Lagi Tertarik Belajar Hal Baru
Semangat untuk belajar adalah salah satu indikator utama pertumbuhan intelektual.
Orang yang mengalami stagnasi biasanya kehilangan rasa ingin tahu dan tidak tertarik untuk mempelajari keterampilan atau ilmu baru.
Mereka merasa sudah tahu segalanya dan tidak perlu memperbarui pengetahuan mereka.
Padahal, dalam era informasi seperti sekarang, terus belajar sangat penting untuk tetap relevan dengan perubahan zaman.
3. Menghindari Tantangan Kognitif

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
