Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Maret 2025 | 05.46 WIB

Orang yang Menyebalkan di Media Sosial Tetapi Disukai di Dunia Nyata Biasanya Mempunyai 7 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang menyebalkan di media sosial tetapi disukai di dunia nyata. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang menyebalkan di media sosial tetapi disukai di dunia nyata. (Freepik)

JawaPos.com - Media sosial sering kali memperlihatkan sisi unik dari kepribadian seseorang. Pernahkah kamu bertemu seseorang yang terlihat menyebalkan di dunia maya, tetapi justru menyenangkan saat bertemu langsung?

Fenomena ini cukup menarik karena menunjukkan bagaimana seseorang bisa memiliki kepribadian berbeda di dunia nyata dan dunia digital. Mungkin kamu mengenal seseorang yang di media sosial selalu mengeluh, pamer, atau mencari perhatian, tetapi ketika bertemu langsung, mereka justru ramah, humoris, atau rendah hati.

Fenomena ini bukan sekadar kebetulan. Menurut psikologi, dilansir dari Geediting pada Rabu (19/3), ada alasan tertentu mengapa seseorang bisa terlihat menjengkelkan di media sosial tetapi menyenangkan dalam kehidupan nyata.

Orang-orang seperti ini umumnya memiliki tujuh kebiasaan yang membuat kepribadian mereka tampak kontras di dunia maya dan dunia nyata.

1. Terlalu Banyak Berbagi Hal Sepele

Kita semua punya teman yang gemar membagikan setiap detail kecil dalam hidupnya di media sosial. Mulai dari sarapan pagi, kondisi lalu lintas, hingga curhatan tentang pekerjaan—semuanya dibagikan tanpa filter.

Namun, menariknya, saat bertemu langsung, mereka justru menjadi pendengar yang baik dan lebih fokus pada orang lain. Menurut psikolog Carl Rogers, manusia cenderung ingin berbagi pengalaman agar merasa lebih terhubung dengan orang lain.

Sayangnya, kebiasaan ini sering kali dianggap berlebihan di media sosial dan membuat orang lain merasa terganggu. Namun, di kehidupan nyata, sikap mereka yang perhatian dan mau mendengar justru membuat mereka disukai.

2. Sering Mengeluh di Media Sosial

Siapa yang tidak punya teman yang selalu mengeluh di media sosial? Mulai dari cuaca, kebijakan pemerintah, antrean panjang di supermarket, hingga kopi yang terlalu pahit—semua dijadikan bahan keluhan.

Namun, saat bertemu langsung, mereka justru ceria dan tidak terlihat seperti orang yang suka mengeluh. Menurut Sigmund Freud, mengungkapkan emosi negatif bisa menjadi cara seseorang menghindari tekanan yang lebih besar dalam kehidupan nyata.

Artinya, mereka menggunakan media sosial sebagai tempat pelampiasan agar bisa tetap positif dalam interaksi sosial sehari-hari. Meskipun keluhan mereka terasa melelahkan di dunia maya, mereka justru menyenangkan untuk diajak ngobrol di dunia nyata.

3. Suka Berdebat di Media Sosial

Pernah melihat seseorang yang selalu bersemangat terlibat dalam perdebatan di media sosial? Mereka bisa berargumen soal politik, tren sosial, hingga berita viral, dan tak ragu untuk mengkritik pandangan orang lain.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore