Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 17.36 WIB

7 Rahasia Orang yang Jarang Stres Akibat Isu Global dan Politik: Tips Ampuh Menjaga Ketenangan Batin

Ilustrasi orang menonton berita (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Stres karena berita global dan politik seringkali tak terhindarkan di era informasi saat ini. Namun, ada sekelompok orang yang tampak lebih tenang dalam menghadapi berbagai isu yang beredar.

Mengapa sebagian orang mampu menjaga ketenangan pikiran meski dunia di sekitarnya penuh gejolak? Dikutip dari laman Geediting.com, Selasa (18/3), ada tujuh rahasia utama dari orang-orang yang jarang stres akibat isu global dan politik.

Kita akan membahas bagaimana mereka membangun benteng mental untuk menghadapi tekanan dunia modern. Tujuannya adalah agar kita semua bisa belajar dan meniru strategi mereka demi hidup yang lebih damai.

1. Mempertahankan Perspektif yang Seimbang

Satu di antara kunci utama adalah kemampuan mempertahankan perspektif yang seimbang. Orang yang tidak mudah stres cenderung melihat gambaran besar dari suatu peristiwa. Mereka memahami bahwa tidak semua isu global atau politik berdampak langsung pada kehidupan pribadi mereka. Mereka fokus pada hal-hal yang bisa dikontrol dan menerima hal-hal di luar kendali. Perspektif ini membantu mereka menghindari perasaan kewalahan dan cemas berlebihan. Mereka menyadari bahwa dunia memang kompleks dan penuh tantangan, namun bukan berarti harus selalu panik.

2. Melatih Mindfulness atau Kesadaran Diri

Mindfulness menjadi alat ampuh untuk mengurangi stres. Praktik mindfulness membantu seseorang untuk tetap hadir dan fokus pada saat ini. Ini melibatkan penerimaan tanpa menghakimi terhadap pikiran dan perasaan yang muncul. Dengan mindfulness, seseorang tidak terjebak dalam pusaran kekhawatiran tentang masa depan atau penyesalan masa lalu. Mereka belajar untuk mengamati emosi negatif tanpa larut di dalamnya. Kesadaran diri ini memberikan ruang mental untuk merespons isu global dengan lebih tenang dan rasional.

3. Membangun Jaringan Sosial yang Kuat

Dukungan sosial sangat penting dalam menghadapi stres. Orang yang jarang stres cenderung memiliki jaringan sosial yang solid. Mereka dikelilingi oleh teman dan keluarga yang suportif dan positif. Jaringan ini menjadi tempat berbagi beban emosional dan mendapatkan perspektif yang berbeda. Saat merasa tertekan, mereka memiliki orang-orang terpercaya untuk diajak bicara dan mencari solusi. Hubungan yang sehat memberikan rasa aman dan mengurangi perasaan sendirian dalam menghadapi masalah.

4. Aktif Bergerak dan Berolahraga Rutin

Aktivitas fisik bukan hanya baik untuk tubuh, tapi juga untuk kesehatan mental. Olahraga teratur terbukti efektif mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Orang yang jarang stres seringkali menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Bergerak aktif membantu melepaskan ketegangan fisik dan emosional yang terpendam. Olahraga juga memicu pelepasan endorfin, hormon yang memiliki efek menenangkan dan membahagiakan. Dengan rutin berolahraga, tubuh dan pikiran menjadi lebih resilien terhadap stres.

5. Membatasi Konsumsi Berita yang Berlebihan

Informasi yang berlebihan justru bisa menjadi sumber stres. Orang yang tidak mudah stres cenderung selektif dalam mengonsumsi berita. Mereka tidak terpaku pada siklus berita 24 jam yang seringkali didominasi oleh hal-hal negatif. Mereka memilih sumber berita yang kredibel dan membatasi waktu yang dihabiskan untuk terpapar informasi. Menjaga jarak dari berita yang terlalu intens membantu melindungi kesehatan mental. Mereka sadar bahwa tidak semua berita perlu diketahui saat itu juga, dan kesehatan mental lebih utama.

6. Memelihara Rasa Syukur dalam Diri

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore