Ilustrasi orang menonton berita (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Stres karena berita global dan politik seringkali tak terhindarkan di era informasi saat ini. Namun, ada sekelompok orang yang tampak lebih tenang dalam menghadapi berbagai isu yang beredar.
Mengapa sebagian orang mampu menjaga ketenangan pikiran meski dunia di sekitarnya penuh gejolak? Dikutip dari laman Geediting.com, Selasa (18/3), ada tujuh rahasia utama dari orang-orang yang jarang stres akibat isu global dan politik.
Kita akan membahas bagaimana mereka membangun benteng mental untuk menghadapi tekanan dunia modern. Tujuannya adalah agar kita semua bisa belajar dan meniru strategi mereka demi hidup yang lebih damai.
1. Mempertahankan Perspektif yang Seimbang
Satu di antara kunci utama adalah kemampuan mempertahankan perspektif yang seimbang. Orang yang tidak mudah stres cenderung melihat gambaran besar dari suatu peristiwa. Mereka memahami bahwa tidak semua isu global atau politik berdampak langsung pada kehidupan pribadi mereka. Mereka fokus pada hal-hal yang bisa dikontrol dan menerima hal-hal di luar kendali. Perspektif ini membantu mereka menghindari perasaan kewalahan dan cemas berlebihan. Mereka menyadari bahwa dunia memang kompleks dan penuh tantangan, namun bukan berarti harus selalu panik.
2. Melatih Mindfulness atau Kesadaran Diri
Mindfulness menjadi alat ampuh untuk mengurangi stres. Praktik mindfulness membantu seseorang untuk tetap hadir dan fokus pada saat ini. Ini melibatkan penerimaan tanpa menghakimi terhadap pikiran dan perasaan yang muncul. Dengan mindfulness, seseorang tidak terjebak dalam pusaran kekhawatiran tentang masa depan atau penyesalan masa lalu. Mereka belajar untuk mengamati emosi negatif tanpa larut di dalamnya. Kesadaran diri ini memberikan ruang mental untuk merespons isu global dengan lebih tenang dan rasional.
3. Membangun Jaringan Sosial yang Kuat
Dukungan sosial sangat penting dalam menghadapi stres. Orang yang jarang stres cenderung memiliki jaringan sosial yang solid. Mereka dikelilingi oleh teman dan keluarga yang suportif dan positif. Jaringan ini menjadi tempat berbagi beban emosional dan mendapatkan perspektif yang berbeda. Saat merasa tertekan, mereka memiliki orang-orang terpercaya untuk diajak bicara dan mencari solusi. Hubungan yang sehat memberikan rasa aman dan mengurangi perasaan sendirian dalam menghadapi masalah.
4. Aktif Bergerak dan Berolahraga Rutin
Aktivitas fisik bukan hanya baik untuk tubuh, tapi juga untuk kesehatan mental. Olahraga teratur terbukti efektif mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Orang yang jarang stres seringkali menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Bergerak aktif membantu melepaskan ketegangan fisik dan emosional yang terpendam. Olahraga juga memicu pelepasan endorfin, hormon yang memiliki efek menenangkan dan membahagiakan. Dengan rutin berolahraga, tubuh dan pikiran menjadi lebih resilien terhadap stres.
5. Membatasi Konsumsi Berita yang Berlebihan
Informasi yang berlebihan justru bisa menjadi sumber stres. Orang yang tidak mudah stres cenderung selektif dalam mengonsumsi berita. Mereka tidak terpaku pada siklus berita 24 jam yang seringkali didominasi oleh hal-hal negatif. Mereka memilih sumber berita yang kredibel dan membatasi waktu yang dihabiskan untuk terpapar informasi. Menjaga jarak dari berita yang terlalu intens membantu melindungi kesehatan mental. Mereka sadar bahwa tidak semua berita perlu diketahui saat itu juga, dan kesehatan mental lebih utama.
6. Memelihara Rasa Syukur dalam Diri

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
