Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 21.49 WIB

Apa Itu Kebohongan Patologis? Begini 8 Cara Mengenalinya Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang tidak jujur alias pembohong besar. (Freepik)

JawaPos.com - Ada perbedaan mendasar antara kebohongan kecil dan kebohongan patologis.

Pembohong patologis secara mendasar akan sering memutarbalikkan fakta dengan natural. 

Perilaku mereka sangat membingungkan dan membuat orang lain percaya pada kebohongan yang disampaikan.

Namun, sebenarnya apa itu kebohongan patologis?

Definisi kebohongan patologis

Kebohongan patologis adalah pola perilaku berbohong yang kompulsif dan berulang, seringkali tanpa motif yang jelas atau keuntungan pribadi.

Dilansir dari Webmd.com, kebohongan patologis berbeda dengan kebohongan biasa yang dilakukan untuk tujuan tertentu.

Pembohong patologis berbohong secara rumit dan tidak masuk akal, bahkan jika kebohongan tersebut merugikan diri sendiri.

Perilaku ini bisa terkait dengan gangguan kepribadian tertentu, seperti antisosial dan narsistik.

Pembohong patologis seringkali tidak menunjukkan penyesalan atas kebohongan mereka, dan kebohongan mereka dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada hubungan dan kehidupan mereka. 

Untuk memahami cirinya lebih mendalam, dilansir dari Geediting, mari mengetahui delapan cara mengenali seorang pembohong patologis!

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore