
Ilustrasi delapan kebiasan wanita yang sudah mencoba segala cara namun berat badannya tidak berubah.
JawaPos.com - Ketika sudah berkeringat di pusat kebugaran, menghitung setiap kalori, dan berkata tidak pada hidangan penutup, namun timbangan tidak juga berubah, itu tentu membuat frustasi.
Meskipun tampaknya Anda telah melakukan segalanya dengan benar, Anda tanpa sadar telah mengembangkan beberapa kebiasaan yang menggagalkan upaya penurunan berat badan. Banyak wanita yang mengalami hal yang sama memiliki beberapa kebiasaan ini.
Dilansir dari Blog Herald, inilah delapan kebiasan wanita yang sudah mencoba segala cara namun berat badannya tidak berubah.
1. Mengabaikan ukuran porsi
Kalau bicara soal makanan, yang penting bukan cuma apa yang Anda makan, tapi seberapa banyak Anda makan. Kedengarannya sederhana, bukan? Namun, ini adalah salah satu aspek penurunan berat badan yang paling sering diabaikan.
Banyak wanita yang berjuang melawan berat badan, meskipun menjalani diet sehat dan olahraga teratur, sering kali meremehkan pentingnya mengontrol porsi. Sangat mudah untuk memenuhi piring Anda dengan semua makanan yang tepat, dengan berpikir bahwa Anda telah melakukan kebaikan bagi tubuh Anda.
Namun, inilah kendalanya. Meskipun sepiring penuh makanan sehat, terlalu banyak tetap saja terlalu banyak.
2. Melewatkan makan
Beberapa orang berpikir bahwa melewatkan makan akan mempercepat proses penurunan berat badan. Logikanya masuk akal: lebih sedikit makanan, lebih sedikit kalori, lebih sedikit berat badan. Sederhana, bukan? Namun, inilah masalahnya.
Hal yang tidak Anda sadari adalah bahwa dengan melewatkan makan secara teratur, tubuh memasuki mode bertahan hidup. Tubuh mulai menyimpan lemak karena tidak tahu kapan akan mendapat makanan berikutnya.
Hasilnya, bukan saja berat badan Anda tidak turun, tetapi Anda juga merasa lesu dan mudah tersinggung hampir sepanjang waktu.
3. Kurang tidur
Percaya atau tidak, menonton Netflix larut malam dapat menyebabkan masalah penurunan berat badan. Saat kita kurang tidur, tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres kortisol, yang menyebabkan kenaikan berat badan.
Selain itu, kurang tidur dapat mengganggu hormon lapar tubuh, yang menyebabkan meningkatnya nafsu makan dan keinginan. Inilah sesuatu yang mungkin belum Anda ketahui.
Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang rutin tidur kurang dari 6 jam per malam cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) rata-rata lebih tinggi daripada mereka yang tidur selama 7 hingga 8 jam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
