Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Maret 2025 | 04.40 WIB

Jika Anda Bertemu dengan Pembohong Patologis alias Hobi Berbohong, Simak 6 Cara Ampuh Menghadapi Mereka Tanpa Panik

Ilustrasi seorang pembohong. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang pembohong. (Freepik)

JawaPos.Com – Pernakah anda bertemu dengan seorang pembohong patologis? Pembohong patologis atau pathological liar adalah seseorang yang memiliki kebiasaan berbohong tak terkendali.

Orang-orang seperti ini seringkali berbohong untuk hal-hal remeh yang tak seharusnya disembunyikan.

Apakah kalian punya kenalan yang seorang pembohong patologis? Jika iya, berikut ini adalah hal-hal yang bisa anda lakukan untuk menghadapi mereka, seperti yang dilansir dari Healthline, Jumat (14/3).

  1. Kendalikan emosi

Saat bertemu dengan pembohong patologis, anda harus bisa mengendalikan emosi. Sifat mereka memang menjengkelkan, namun tidak berarti anda membiarkan amarah menguasai diri anda. Sebaliknya, tetap berikan kebaikan pada mereka dengan tetap menyampaikan batasan dan kebenaran.

  1. Merendahkan ekspetasi saat berinteraksi

Respons dari pembohong patologis sudah pasti adalah kebohongan. Sehingga, mengonfrontasi mereka untuk jujur adalah hal yang sia-sia. Oleh karena itu, lebih baik rendahkan ekspetasi anda saat berbicara dengan mereka.

  1. Memahami kondisi si pembohong

Ketahuilah bahwa pembohong patologis biasanya memiliki masalah internal. Biasanya karena gangguan kepribadian, kecemasan, atau rendahnya kepercayaan diri.

Sehingga, penting bagi kita untuk memahami kondisi psikologis mereka sebagai akar masalah perilaku mereka.

  1. Berikan dukungan

Sesekali anda juga perlu menunjukkan dukungan pada mereka. Salah satunya dengan mengingatkan mereka, bahwa mereka tidak perlu berlebihan dalam berucap untuk membuat orang lain terkesan. Tekankan bahwa anda sangat menghargai mereka apa adanya.

  1. Hindari perdebatan panjang

Lebih baik hindari perdebatan di saat anda menangkap bahwa mereka tengah berbohong. Daripada itu, anda bisa mempertanyakan kembali pernyataan mereka secara langsung. Cara ini bisa jadi lebih efektif untuk membuat mereka menghentikan kebohongan.

  1. Menyarankan bantuan medis

Cara terakhir yang bisa anda lakukan adalah membawa mereka ke bantuan medis atau profesional. Sebab, bisa saja perilaku mereka disebabkan oleh gangguan medis. Sehingga, penting bagi anda untuk memberikan bantuan profesional jika memang keadaan mereka semakin parah.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore