Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Maret 2025 | 11.10 WIB

7 Kebiasaan Orang yang Telah Kehilangan Orang Tua: Cara Mereka Bertahan, Mengenang, dan Menemukan Makna Hidup

Ilustrasi. (freepik) - Image

Ilustrasi. (freepik)

JawaPos.com-Kehilangan kedua orang tua adalah pengalaman yang mengubah hidup secara drastis. Hidup terasa seperti memiliki kekosongan yang tak tergantikan, di mana kenangan akan mereka selalu hadir dalam berbagai momen keseharian. Tidak ada cara yang benar atau salah untuk berduka, namun mereka yang telah mengalaminya sering kali mengembangkan kebiasaan tertentu untuk tetap bertahan dan menemukan makna dalam kehidupan mereka.

Artikel ini akan membahas tujuh kebiasaan umum yang dimiliki oleh orang-orang yang sudah tidak memiliki orang tua lagi, berdasarkan perspektif psikologi. 
 
Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Kamis, 13 Maret 2025, dengan memahami kebiasaan ini, kita bisa lebih mengapresiasi perjalanan emosional mereka dan bahkan menemukan cara untuk lebih kuat menghadapi kehilangan.

1. Mengenang Orang Tua dengan Cara yang Bermakna


Bagi mereka yang telah kehilangan orang tua, mengenang bukanlah sekadar nostalgia, tetapi juga bagian dari proses penyembuhan. Mereka biasanya menyisihkan waktu khusus untuk mengenang kenangan bersama orang tua mereka, baik itu dengan mengunjungi makam, melihat album foto lama, atau bahkan memasak makanan favorit orang tua mereka.

Mengenang dengan cara yang positif dapat memberikan rasa nyaman dan membantu mereka merasa tetap terhubung dengan orang tua yang telah tiada. Menurut penelitian dalam jurnal Psychological Science, menghidupkan kembali kenangan positif dapat meningkatkan kesejahteraan emosional dan mengurangi rasa kesepian.

Sebagian orang bahkan mengadopsi kebiasaan orang tua mereka sebagai bentuk penghormatan. Misalnya, seorang pria mungkin tetap bangun pagi setiap hari Minggu untuk memperbaiki barang-barang di rumahnya, karena itu adalah sesuatu yang dia pelajari dari ayahnya. Ritual kecil ini membantu menjaga hubungan emosional mereka tetap hidup meski dalam bentuk yang berbeda.

2. Memperkuat Hubungan dengan “Keluarga Pilihan”

Setelah kehilangan orang tua, banyak orang menyadari bahwa sistem pendukung mereka menjadi lebih kecil. Sebagai tanggapan, mereka sering mencari dan memperkuat hubungan dengan teman, saudara, atau mentor yang dapat menggantikan peran keluarga dalam kehidupan mereka.

Psikolog menyebut konsep ini sebagai "keluarga pilihan," di mana seseorang mengelilingi diri mereka dengan orang-orang yang memberikan dukungan emosional dan stabilitas. Studi menunjukkan bahwa memiliki jaringan sosial yang kuat dapat membantu mengurangi risiko depresi dan kecemasan setelah mengalami kehilangan besar.

Beberapa orang yang kehilangan orang tua memilih untuk memperdalam hubungan dengan saudara kandung atau membangun kembali hubungan dengan kerabat jauh. Yang lain mungkin menemukan komunitas baru yang memberikan kenyamanan dan dukungan yang sama seperti keluarga biologis mereka.

3. Mengembangkan Kebiasaan Perawatan Diri yang Lebih Baik

Tanpa orang tua yang mengingatkan mereka untuk menjaga kesehatan, banyak orang yang mengalami kehilangan ini mulai mengadopsi pendekatan yang lebih serius terhadap perawatan diri. Mereka menyadari bahwa mereka sekarang bertanggung jawab penuh atas kesejahteraan mereka sendiri.

Hal ini bisa mencakup rutinitas olahraga yang lebih teratur, pola makan yang lebih sehat, atau lebih banyak perhatian terhadap kesehatan mental mereka. Penelitian dalam Journal of Behavioral Medicine menunjukkan bahwa individu yang mengalami kehilangan sering kali mengalami peningkatan kesadaran akan kesehatan mereka sendiri, yang kemudian mendorong mereka untuk hidup lebih sehat.

Kehilangan orang tua juga sering kali menjadi pengingat bahwa hidup itu singkat. Oleh karena itu, banyak orang yang mengalami kehilangan ini mulai lebih menghargai setiap hari dan memastikan bahwa mereka menjalani kehidupan dengan cara yang lebih bermakna.

4. Mengembangkan Empati yang Lebih Besar terhadap Orang yang Mengalami Kehilangan

Mereka yang telah kehilangan orang tua sering kali menjadi lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Mereka memahami betapa menyakitkannya kehilangan seseorang yang dicintai, sehingga mereka lebih mudah berempati dengan orang lain yang mengalami hal serupa.

Banyak yang akhirnya terlibat dalam kegiatan sosial atau menjadi sukarelawan dalam kelompok dukungan bagi mereka yang sedang berduka. Dalam banyak kasus, membantu orang lain yang mengalami kesedihan dapat memberikan mereka tujuan baru dan membantu mereka dalam proses penyembuhan pribadi.

5. Menerima Ketidakpastian dalam Hidup

Kehilangan orang tua bisa menjadi pengingat pahit bahwa hidup penuh dengan ketidakpastian. Sebagai akibatnya, banyak orang yang mengalami kehilangan ini mengembangkan pola pikir yang lebih fleksibel dalam menghadapi tantangan hidup.

Mereka lebih terbuka terhadap perubahan, lebih berani mengambil risiko, dan lebih cenderung menjalani hidup dengan lebih spontan. Mereka menyadari bahwa tidak ada jaminan untuk masa depan, sehingga mereka berusaha untuk menikmati setiap momen yang mereka miliki.

Psikologi menyebut fenomena ini sebagai "post-traumatic growth," di mana individu yang mengalami kehilangan atau trauma besar akhirnya menemukan makna dan kebijaksanaan yang lebih besar dalam kehidupan mereka.

6. Menjaga Tradisi Keluarga atau Menciptakan Tradisi Baru


Tradisi keluarga sering kali menjadi bagian penting dalam hidup seseorang. Ketika orang tua telah tiada, mereka yang ditinggalkan cenderung ingin menjaga tradisi tertentu tetap hidup. Ini bisa berupa memasak makanan khas keluarga pada hari raya, mengunjungi tempat favorit orang tua mereka, atau sekadar melanjutkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang dulu mereka lakukan bersama.

Namun, beberapa orang memilih untuk menciptakan tradisi baru sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua mereka. Misalnya, seseorang mungkin mulai mengadakan makan malam tahunan bersama teman-teman dekatnya untuk mengenang kedua orang tuanya.

Melanjutkan atau menciptakan tradisi baru dapat memberikan rasa kontinuitas dan koneksi emosional dengan orang tua yang telah tiada. Psikolog menyarankan bahwa memiliki ritual seperti ini dapat membantu seseorang merasa lebih terhubung dengan masa lalu dan mengurangi perasaan kehilangan yang mendalam.

7. Menjalani Hidup dengan Kesedihan dan Rasa Syukur Secara Bersamaan

Orang-orang yang kehilangan orang tua sering kali hidup dalam kondisi emosional yang kompleks. Di satu sisi, mereka merasa sedih karena kehilangan figur yang sangat penting dalam hidup mereka. Di sisi lain, mereka juga merasa bersyukur atas waktu yang telah mereka habiskan bersama orang tua mereka.

Mereka menyadari bahwa kesedihan dan rasa syukur dapat hidup berdampingan. Meskipun ada saat-saat di mana mereka merasa sangat kehilangan, ada juga banyak momen di mana mereka merasa beruntung karena memiliki kenangan indah bersama orang tua mereka.

Para ahli psikologi menyebut ini sebagai "integrasi kesedihan," di mana seseorang belajar menerima kehilangan tanpa harus terjebak dalam duka yang berlarut-larut. Mereka memahami bahwa hidup terus berjalan dan bahwa kenangan akan orang tua mereka selalu ada dalam hati mereka.

Kehilangan orang tua adalah pengalaman yang sangat sulit, tetapi banyak orang yang berhasil menemukan cara untuk menjalani hidup dengan lebih bermakna setelah kehilangan tersebut. Dengan mengenang dengan cara yang sehat, memperkuat hubungan sosial, menjaga kesehatan, dan menerima ketidakpastian hidup, mereka menemukan cara untuk tetap bertahan.

Jika Anda sedang mengalami kehilangan ini, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Kebiasaan-kebiasaan ini bukan hanya sekadar mekanisme bertahan, tetapi juga cara untuk menghormati warisan orang tua Anda dan melanjutkan hidup dengan penuh makna dan kebijaksanaan.
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore