
Ilustrasi orang yang dibesarkan dengan privilege. (Freepik)
JawaPos.Com - Pernahkah kamu berbincang dengan seseorang dan tiba-tiba menyadari bahwa mereka mungkin berasal dari latar belakang yang sangat berkecukupan?
Bukan karena mereka dengan terang-terangan menyebutkan saldo rekening atau daftar aset keluarga mereka, melainkan karena mereka menggunakan frasa tertentu yang mengisyaratkan kehidupan yang berbeda dari kebanyakan orang.
Ungkapan-ungkapan ini sering terdengar biasa, tetapi jika diperhatikan lebih dalam, bisa menjadi petunjuk bahwa seseorang tumbuh dalam lingkungan yang nyaman secara finansial.
Tanpa bermaksud menyombongkan diri, mereka mungkin mengatakan sesuatu yang terdengar sederhana, tetapi memiliki makna yang lebih dalam.
Dilansir dari Geediting, inilah delapan frasa yang sering digunakan oleh mereka yang dibesarkan dengan privilege.
1) “Ini bukan tentang uang.”
Ketika seseorang dengan mudah mengatakan bahwa sesuatu “bukan tentang uang,” ada kemungkinan besar mereka tidak benar-benar memahami bagaimana uang bisa menjadi faktor penentu dalam banyak aspek kehidupan.
Mereka mungkin merasa bahwa keputusan besar dalam hidup. Seperti memilih pekerjaan, pendidikan, atau bahkan tempat tinggal, lebih didasarkan pada minat, bakat, atau keinginan pribadi daripada keterbatasan finansial.
Namun bagi banyak orang, uang adalah faktor utama dalam hampir setiap keputusan.
Seseorang mungkin ingin mengejar karier di bidang seni atau jurnalistik, tetapi tekanan ekonomi memaksanya memilih pekerjaan yang lebih stabil dan menghasilkan pendapatan yang cukup untuk menunjang hidupnya.
Seseorang mungkin bercita-cita kuliah di universitas ternama di luar negeri, tetapi tanpa beasiswa atau bantuan keuangan, impian itu menjadi sesuatu yang tidak realistis.
Ketika seseorang mengatakan, "Ini bukan tentang uang," mereka mungkin berasal dari latar belakang yang tidak pernah mengharuskan mereka untuk menghitung setiap pengeluaran atau mengorbankan impian demi kestabilan ekonomi.
Mereka mungkin tidak memahami bagaimana bagi sebagian orang, uang bukan hanya alat untuk membeli barang, tetapi juga sesuatu yang menentukan akses terhadap peluang dan kenyamanan hidup.
2) “Tradisi keluarga kami...”
Tidak semua orang tumbuh dalam keluarga yang memiliki tradisi yang berlangsung turun-temurun, terutama yang berkaitan dengan kemewahan dan stabilitas finansial.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
