Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 16.08 WIB

Orang yang Terlalu Banyak Berpikir dan Pikirannya Berpacu di Malam Hari Biasanya Menampilkan 5 Perilaku Ini Tanpa Disadari

Ilustrasi orang yang terlalu banyak berpikir atau overthinking tanpa menyadarinya. (Pexels/Ron Lach)

 

JawaPos.com - Saya selalu mengagumi orang-orang yang bisa tertidur saat kepala mereka membentur bantal. Sementara itu, otak saya memperlakukan waktu tidur seperti sesi brainstorming, mengulang percakapan masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, dan menganalisis hal-hal yang mungkin tidak penting.

Bagi kita yang terlalu banyak berpikir dan memiliki pikiran yang terburu-buru di malam hari, ini bukan hanya tentang kesulitan untuk tidur. Seiring waktu, perilaku tertentu mulai merayap ke dalam kehidupan kita sehari-hari, seringkali tanpa kita sadari.

Cara kita memproses informasi, membuat keputusan, dan bahkan berinteraksi dengan orang lain dapat dibentuk oleh gangguan mental yang terus-menerus ini. Dan jika Anda mengenali perilaku ini dalam diri Anda, Anda pasti tidak sendirian.

Dikutip dari geediting pada Sabtu (7/3), berikut adalah lima kebiasaan umum yang ditampilkan oleh para pemikir berlebihan-biasanya tanpa disadari.

1. Mereka memutar ulang percakapan di kepala mereka

Pernah mendapati diri Anda berbaring di tempat tidur, membahas sesuatu yang Anda katakan sebelumnya? Mungkin itu komentar kecil dalam rapat atau SMS santai yang Anda kirimkan ke teman.

Tapi sekarang, beberapa jam kemudian, otak Anda telah memutuskan bahwa itu perlu analisis lengkap. Overthinkers cenderung memutar ulang percakapan dalam satu lingkaran, membedah setiap kata dan nada.

Bisakah saya mengatakannya dengan lebih baik? Apakah mereka mengambilnya dengan cara yang salah? Bagaimana jika mereka kesal dan tidak mengatakan apa-apa? Sebagian besar waktu, tidak ada orang lain yang berpikir dua kali tentang hal itu-tetapi itu tidak menghentikan pikiran pemikir yang berlebihan untuk menelusuri setiap kemungkinan interpretasi.

2. Mereka berjuang untuk "mematikan" di malam hari 

Bagi saya, waktu tidur bukan hanya tentang tidur, ini tentang memilah-milah setiap pemikiran yang belum selesai sepanjang hari. Saya akan berbaring kelelahan, tetapi saat kepala saya membentur bantal, otak saya memutuskan sudah waktunya untuk bekerja keras.

Saya mulai memikirkan email yang perlu saya kirim, percakapan yang seharusnya saya tangani secara berbeda, dan kenangan acak dari tahun lalu yang tiba-tiba terasa penting. Kadang-kadang, saya bahkan mengingatkan diri saya untuk berhenti terlalu banyak berpikir... yang, tentu saja, hanya mengarah pada lebih banyak pemikiran berlebihan.

Bagi orang-orang yang bergumul dengan pikiran yang terburu-buru, malam hari bisa terasa seperti lingkaran analisis dan kekhawatiran yang tak ada habisnya. Dan betapapun lelahnya kita, otak kita menolak untuk menekan tombol jeda. 

3. Mereka menebak-nebak bahkan keputusan kecil sekalipun

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore