Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Maret 2025 | 19.48 WIB

Jika Anda Ingin Menghindari Orang Manipulatif dan Toxic Seiring Bertambahnya Usia, Tinggalkan 8 Kebiasaan Ini

Ilustrasi orang yang ingin menghindari orang manipulatif dan toxic seiring bertambahnya usia - Image

Ilustrasi orang yang ingin menghindari orang manipulatif dan toxic seiring bertambahnya usia

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, kita semakin memahami bahwa tidak semua orang yang mendekati kita memiliki niat baik.

Beberapa dari mereka bisa saja adalah orang manipulatif dan toxic, yang ingin memanfaatkan kelemahan kita untuk keuntungan mereka sendiri.

Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan tertentu yang kita miliki yang dapat membuat kita lebih mudah dimanfaatkan oleh orang-orang manipulatif dan toxic seperti ini.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyadari kebiasaan apa saja yang membuat kita rentan terhadap pengaruh negatif mereka.

Dengan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan ini, kita bisa lebih berani menetapkan batasan, lebih cerdas dalam mempercayai orang, dan lebih fokus menjaga kesejahteraan diri sendiri.

Dilansir dari laman Small Biz Technology pada Jumat (7/3), berikut merupakan 8 kebiasaan yang harus segera ditinggalkan jika Anda ingin menghindari orang manipulatif dan toxic seiring bertambahnya usia.

1. Berusaha Menyenangkan Semua Orang

Kita semua pasti ingin disukai oleh orang lain, tetapi jika kita selalu berusaha menyenangkan semua orang tanpa mempertimbangkan perasaan dan kebutuhan diri sendiri, itu bisa menjadi masalah besar.

Orang yang manipulatif sangat peka terhadap mereka yang takut mengecewakan orang lain.

Mereka tahu bahwa seseorang yang selalu ingin membuat orang lain senang akan lebih mudah dipengaruhi, dimanfaatkan, atau bahkan dikendalikan.

Terkadang, kita merasa bersalah ketika mengatakan "tidak" atau menolak permintaan seseorang. Namun, jika kita selalu mengutamakan keinginan orang lain tanpa memikirkan diri sendiri, kita akan kelelahan secara emosional.

Belajarlah mengatakan "tidak" dan menetapkan batasan adalah langkah penting dalam menjaga keseimbangan hidup.

2. Mengabaikan Intuisi

Sering kali, tanpa alasan yang jelas, kita merasakan firasat bahwa seseorang tidak bisa dipercaya atau ada sesuatu yang tidak beres dalam suatu situasi.

Sayangnya, banyak orang mengabaikan firasat ini karena menganggapnya sebagai perasaan yang berlebihan atau tidak masuk akal. Padahal, intuisi adalah cara alami tubuh kita dalam mengenali potensi bahaya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore