Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 22.14 WIB

Ini 7 Perilaku Pria yang Selalu Berakhir Selingkuh dalam Hubungan Menurut Psikologi

Perilaku pria selingkuh dalam hubungan menurut psikologi - Image

Perilaku pria selingkuh dalam hubungan menurut psikologi

JawaPos.com – Selingkuh dalam hubungan sering kali bukan sekadar kebetulan, melainkan cerminan dari pola perilaku tertentu.

Menurut psikologi, ada beberapa perilaku pria yang bisa menjadi indikasi kuat bahwa mereka berpotensi untuk selingkuh.

Kebiasaan ini mungkin tampak sepele pada awalnya, tetapi jika dibiarkan, bisa merusak kepercayaan dan menghancurkan hubungan.

Dilansir dari geediting.com pada Rabu (5/3), diterangkan bahwa tujuh perilaku pria yang selalu berakhir selingkuh dalam hubungan menurut psikologi.

1. Selalu membuka peluang alternatif
Pria yang berpotensi mengkhianati pasangan biasanya memiliki kebiasaan tidak sepenuhnya berkomitmen dalam hubungan.

Mereka cenderung memelihara celah-celah ketidaksetian melalui berbagai cara.

Aktivitas seperti mempertahankan hubungan dekat dengan mantan, terus menggunakan aplikasi kencan, atau bersikap terlalu sering menggoda orang lain menjadi karakteristik utama.

Perilaku ini awalnya terlihat sepele dan hampir normal dalam konteks pergaulan. Namun, seiring waktu, pola tersebut mengungkapkan ketidakmampuan untuk benar-benar menutup pintu bagi kemungkinan lain.

Ketika seseorang selalu mempertahankan opsi terbuka, pada akhirnya mereka akan menemukan kesempatan untuk melangkah keluar dari hubungan yang ada.

2. Bereaksi defensif terhadap pertanyaan lokasi
Ketika ditanya mengenai aktivitas atau keberadaannya, pria yang berpotensi mengkhianati akan menunjukkan reaksi defensif yang mencurigakan.

Mereka akan cenderung menghindar, mengalihkan pembicaraan, atau bahkan membuat pasangan merasa bersalah telah mengajukan pertanyaan sederhana.

Reaksi berlebihan ini sebenarnya merupakan pertanda bahwa mereka menyembunyikan sesuatu.

Orang yang jujur biasanya tidak merasa terancam dengan pertanyaan sederhana seputar aktivitas hariannya.

Sikap reaktif yang berlebihan justru menandakan adanya sesuatu yang disembunyikan.

Pada akhirnya, defensivitas ini sering kali menjadi pertanda adanya ketidakjujuran dalam hubungan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore