
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kepala Staf Angakatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan bahwa setiap pelanggaran aturan oleh prajurit akan ditindak tegas. Termasuk penyalahgunaan rumah dinas Letkol Infanteri Arman menjadi markas judi online (judol).
Kasus tersebut ramai menjadi atensi publik setelah video temuan penyalahgunaan rumah dinas Letkol Arman di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur (Jaktim) viral. Menurut Maruli, rumah dinas itu disewakan oleh Arman. Karena itu, yang bersangkutan menjadi tahanan Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya/Jayakarta.
”Orang yang menyewakan tempat tersebut kemungkinan dia tahu. Kami sudah tahan, sudah di Pomdam sekarang, sudah kami terus selidiki,” kata dia kepada awak media pada Jumat (9/10).
Maruli mengaku perlu waktu untuk menyelidiki dan mendalami kasus tersebut. Yang pasti, orang nomor satu di TNI AD tersebut memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran aturan. Apalagi yang menyangkut judol. Kejahatan tersebut menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto untuk diberantas.
”Pasti kita tindak tegas,” ujar Maruli.
Berdasar keterangan dari Kodam Jaya, rumah dinas tersebut disewakan kepada masyarakat sipil. Oleh penyewa, rumah dinas itu disalahgunakan menjadi markas judol. Sebanyak 11 operator diamankan dari rumah tersebut pada Minggu (4/11). Tindakan itu dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Dony Pramono menyampaikan bahwa dari lokasi yang sama turut diamankan sejumlah barang bukti. Terdiri atas 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan 9 KTP. Dia memastikan, tidak ada prajurit TNI di antara 11 operator tersebut.
”Dari 11 orang yang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil. Mereka terdiri atas 6 laki-laki dan 5 perempuan, yang selanjutnya dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut,” kata Dony pada Kamis (8/10).
Tidak hanya mengamankan belasan operator dan sejumlah barang bukti, kini rumah tersebut sudah dipasang garis polisi. Aliran listriknya juga sudah dipadamkan. Semua itu dilakukan untuk kepentingan pengamanan serta pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Menurut Dony, tindakan itu dilakukan oleh jajaran TNI AD atas laporan dan kepedulian warga yang mencurigai aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di lingkungan tersebut. Adalah personel Kodim 0505/Jaktim bersama unsur kewilayahan yang pertama kali mendatangi lokasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022