
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (7/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap adanya penggunaan kode tertentu dalam pemberian uang kepada mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Dalam dakwaan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), istilah “kue” disebut sebagai kode untuk menyebut uang.
Hal tersebut terungkap dalam sidang pembacaan surat dakwaan Febrie Adriansyah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Rabu (7/10).
Dalam persidangan, jaksa menguraikan dugaan penerimaan uang dari Tria Bellitonito Aturbumi alias Tria yang saat itu menjabat Direktur Utama PT Oktasan Baruna Persada (PT OBP). Nilai uang yang disebut jaksa mencapai Rp 20,6 miliar.
PT OBP diketahui bergerak di bidang perdagangan umum. Menurut jaksa, perusahaan tersebut merupakan salah satu pemasok batu bara kepada PT PLN Indonesia Power untuk memenuhi kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya sejak 2018.
"Bahwa PT OBP yang bergerak di bidang perdagangan umum merupakan salah satu perusahaan pemasok batubara kepada PT PLN Indonesia Power untuk kebutuhan PLTU Suralaya sejak periode tahun 2018," kata jaksa membacakan surat dakwaan.
Jaksa kemudian mengungkap komunikasi antara Tria dengan Hadi Hidayat alias Tomi alias Tomi Hadi, Direktur PT OBP sekaligus pendiri Kantor Hukum Prime Solution Associate.
Peristiwa itu disebut berlangsung sekitar Februari 2024 di kantor PT OBP yang berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Saat itu, Tria menelepon Hadi dan meminta agar uang dalam mata uang dolar Singapura (SGD) diserahkan kepada Febrie.
Dalam komunikasi tersebut, Tria disebut menggunakan istilah “kue” sebagai kode pemberian uang kepada Febrie.
"Meminta agar Hadi Hidayat alias Tomi alias Tomi Hadi menyerahkan uang dalam mata uang SGD senilai Rp20.000.000 kepada Terdakwa dengan mengatakan, 'Tom, ada kue atau uang untuk De Clan dari kantor'," ucap jaksa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022