
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan belum memeriksa Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam perkara dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby. KPK menyebut penyidik masih memusatkan perhatian pada penguatan alat bukti dalam perkara pokok yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, perkara tersebut pada awalnya berkaitan dengan dugaan suap dalam pengurusan jabatan. Penyidik saat ini masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut sebelum mengembangkan pemeriksaan kepada pihak-pihak lain yang diduga berkaitan.
"Penyidik masih fokus untuk melengkapi alat bukti berkaitan dengan suap jabatan tersebut. Di sisi lainnya dalam peristiwa tertangkap tangan dimaksud juga tim menemukan adanya penerimaan lain yang dilakukan oleh bupati," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (4/9).
Budi menegaskan, rangkaian perkara yang sedang ditangani KPK mencakup dua dugaan utama, yakni suap terkait jabatan dan penerimaan lain yang diduga masuk dalam kategori gratifikasi.
"Artinya ini kan pokok perkaranya adalah berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi suap jabatan dan juga penerimaan lainnya atau gratifikasi yang dilakukan oleh bupati," ucap Budi.
Dalam pengembangan penyidikan, KPK juga mencermati dugaan penggunaan uang yang dikumpulkan melalui pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pengurusan izin pelepasan kawasan hutan. Aliran dana tersebut menjadi bagian dari rangkaian yang masih ditelusuri penyidik.
Pengumpulan uang oleh Bupati Suhardiman itu diduga terdapat penyerahan uang kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam bentuk dollar Singapura.
"Di sisi lain ada kemudian peruntukan dari uang-uang yang dikumpulkan dari pihak bupati tersebut ya yang digunakan untuk pemberian kepada pihak-pihak di kementerian kehutanan," bebernya.
Meski demikian, lembaga antirasuah belum memberikan kepastian terkait pemanggilan terhadap Raja Juli Antoni. Namun, KPK mengakui penyidik tengah mendalami maksud penyerahan uang dari Suhardiman Amby kepada Raja Juli.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022