
Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia RI, Mufti Mubarok. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyoroti polemik promosi minuman beralkohol yang menawarkan miras gratis melalui tantangan menghafal surah di Alquran.
Ketua BPKN RI, Muhammad Mufti Mubarok, menilai penggunaan simbol keagamaan dalam strategi pemasaran tidak dapat semata-mata dianggap sebagai bentuk kreativitas promosi.
Menurut dia, pelaku usaha perlu memperhatikan etika, kepatutan, perlindungan konsumen, serta nilai agama dan norma sosial yang berkembang di masyarakat.
"Kalau benar promosi minuman beralkohol tersebut menggunakan hafalan Alquran sebagai bagian dari tantangan untuk mendapatkan minuman gratis, tentu ini sangat tidak patut," kata Mufti kepada wartawan, Rabu (12/8).
"Nilai-nilai agama, khususnya Alquran, jangan dijadikan gimmick pemasaran untuk mendorong konsumsi produk yang justru memiliki persoalan tersendiri di masyarakat," lanjutnya.
Ia menegaskan, pelaku usaha memang memiliki ruang untuk memasarkan produknya secara kreatif. Namun, kebebasan tersebut tetap harus disertai tanggung jawab.
"Pelaku usaha harus memahami bahwa promosi bukan sekadar bagaimana produk menjadi viral. Ada tanggung jawab sosial dan etika yang harus dijaga. Ketika sebuah promosi menyentuh simbol agama, apalagi kitab suci, maka sensitivitasnya menjadi jauh lebih tinggi," tegasnya.
Mufti mengatakan, penggunaan hafalan surat Alquran sebagai bagian dari promosi minuman beralkohol dapat menimbulkan persoalan etis.
Sebab, simbol keagamaan ditempatkan dalam konteks komersial yang dinilai tidak sesuai dengan nilai kesakralan kitab suci.
"Alquran mempunyai kedudukan yang sangat mulia bagi umat Islam. Karena itu, jangan sampai ayat atau hafalan Al-Qur'an dijadikan alat untuk mendapatkan keuntungan komersial, terlebih ketika dikaitkan dengan konsumsi minuman beralkohol," ucapnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
