
Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di rumah tahanan Merah Putih KPK, Jumat (24/7/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pengacara mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febrie Diansyah, membantah penyebutan nama dengan inisial SS dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kliennya. Ia menegaskan, informasi yang beredar tidak benar alias berita bohong.
"Dalam pemeriksaan pak FA baik sebagai Saksi atau sebagai tersangka yang saya dampingi langsung, setahu saya tidak ada penyebutan nama dengan inisial SS," kata Febri dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (2/8).
Ia menegaskan, publik perlu berhati-hati dalam menerima informasi dalam pengembangan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Sebab, informasi tidak benar akan merusak alat bukti dalam proses hukum.
"Kami mengimbau agar kita perlu berhati-hati dengan hoax atau informasi keliru yang disebar oleh berbagai pihak. Hoax dalam proses hukum akan merusak penemuan kebenaran yang jadi harapan publik," ujarnya.
Ia tak memungkiri, dalam setiap pengusutan kasus-kasus besar. Hal itu sebagai upaya mengaburkan fakta dari proses hukum yang sedang berjalan.
"Dari pengamatan saya memang dalam kasus-kasus besar banyak sekali pihak-pihak tertentu yang berupaya mengacaukan fakta dengan cara menyebar hoax. Semoga dengan memilah secara hati-hati informasi yang berkembang, proses penegakan hukum bisa lebih terang," tegasnya.
Dalam pengusutan kasus ini, Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menggeledah rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Penggeledahan berlangsung pada Jumat (31/7) di rumah yang berada di Jalan Radio I, Nomor 15, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).
Informasi itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna dalam keterangan resmi pada Sabtu (1/8).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022