Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 20.40 WIB

Kejagung Didesak Usut Skandal Eks Jampidsus Febrie Adriansyah hingga Aktor Intelektual

Aksi saling dorong mewarnai demonstrasi terkait mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (23/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Aksi saling dorong mewarnai demonstrasi terkait mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (23/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Skandal dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah terus jadi sorotan.

Sejumlah pihak menilai kasus ini mencerminkan praktik kejahatan yang bersifat sistematis. Mulai dari sektor ekstraksi sumber daya alam (SDA) hingga berdampak pada krisis penegakan hukum di Indonesia.

Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi mendorong agar penanganan perkara tersebut tidak hanya menyasar pelaku lapangan.

Melainkan juga mengungkap aktor intelektual, pemberi perintah, hingga pihak-pihak yang diduga menjadi bagian dari jaringan kejahatan bersama Febrie.

Ketua Umum Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi, Martinus Gabriel Goa, menegaskan proses hukum yang saat ini berjalan di Kejaksaan Agung (Kejagung) perlu mendapat pengawasan ketat dari masyarakat.

Menurut dia, keterlibatan publik penting untuk memastikan proses penegakan hukum berlangsung secara transparan dan bebas dari konflik kepentingan.

"Selain jeruk makan jeruk, ada indikasi kuat di mana Febrie Adriansyah dilindungi oleh orang kuat di baliknya. Sehingga hingga saat ini ia belum ditahan kejaksaan walaupun sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian," kata Gabriel kepada wartawan, Jumat (24/7).

Ia menilai kasus tersebut menjadi ironi karena sosok yang semestinya menjadi teladan dalam penegakan hukum justru terseret kasus dugaan korupsi

Ia menegaskan, penyidikan tidak boleh berhenti pada satu tersangka semata, melainkan harus mampu menelusuri seluruh pihak yang diduga memiliki keterlibatan dalam perkara tersebut.

Menurut Gabriel, dugaan keterlibatan Febrie Adriansyah bukan hanya terjadi dalam perkara yang saat ini mencuat.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore