Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 15.39 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris dalam Kasus Penghinaan Terhadap Jurnalis

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya bakal memanggil pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Langkah itu diambil setelah beberapa organisasi jurnalis melaporkan yang bersangkutan atas dugaan penghinaan. Sejauh ini sudah ada 2 laporan kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan rencana pemanggilan Hotman. Dia menyatakan bahwa pria yang kini menjadi penasihat hukum eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tersebut akan dipanggil sebagai terlapor.

”Iya (Polda Metro Jaya akan memanggil Hotman sebagai terlapor),” ungkap Kombes Budi pada Rabu (22/7).

Namun demikian, Budi belum menyebut jadwal pemanggilan pengacara nyentrik tersebut. Dia menyatakan bahwa penyidik masih perlu melakukan pendalaman atas laporan yang sudah masuk. Setelah proses itu selesai, para pihak terkait akan dipanggil oleh polisi.

”Penyidik akan menelaah laporan tersebut dan akan mendalami pelapor dan barang bukti,” ucap Budi.

PWI Pusat Laporkan Hotman Paris kepada Polisi

Keterangan Hotman Paris Hutapea dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat malam (17/7) memicu kritik. Salah satunya datang dari insan pers. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengambil langkah tegas dengan melaporkan pengacara kondang tersebut ke Polda Metro Jaya pada Senin malam (20/7).

Direktur Anti Kekerasan Wartawan PWI Pusat Edison Siahaan menyampaikan bahwa laporan dengan terlapor Hotman Paris sudah teregistrasi dengan nomor 5291/VII/2026/SPKT Polda Metro Jaya. Menurut dia, nantinya jajaran penyelidik dan penyidik dari Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Metro Jaya yang menangani laporan tersebut.

”Jadi, dilaporkan di sini inisialnya HP dan kami berharap laporan ini bisa ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya,” kata dia.

Edison menyatakan bahwa laporan itu dibuat lantaran Hotman dalam keterangannya dinilai telah melecehkan dan merendahkan profesi jurnalis. Karena itu, aturan yang digunakan adalah Pasal 242 KUHP tentang dugaan penghinaan. Meski Hotman sudah menyampaikan permohonan maaf, dia menekankan bahwa hal itu tidak serta-merta menyelesaikan dugaan tindak pidana yang sudah terjadi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore