
Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Muhammad Irhamni saat menghadiri Simposium Nasional Outlook Kejahatan SDA-LH 2026-2030 yang diselenggarakan Auriga Nusantara di Jakarta, Jumat (17/7).
JawaPos.com - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal (Brijen) Polisi Muhammad Irhamni menegaskan perlunya penguatan strategi penegakan hukum serta sinergi lintas lembaga.
Hal ini untuk menghadapi kejahatan di sektor Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH) yang semakin kompleks.
Menurutnya, pola kejahatan lingkungan kini berkembang makin modern dan terorganisasi. Para pelaku memanfaatkan celah regulasi dan melibatkan struktur korporasi yang kompleks.
Pernyataan tersebut disampaikan Irhamni saat menghadiri Simposium Nasional Outlook Kejahatan SDA-LH 2026-2030. Acara ini diselenggarakan Auriga Nusantara di Jakarta, Jumat (17/7).
Dalam forum itu, ia menilai aparat penegak hukum harus beradaptasi dengan perkembangan modus kejahatan. Hal ini agar mereka tidak tertinggal dari pelaku kejahatan yang makin canggih.
"Aparat penegak hukum dituntut memiliki ketajaman analisis yang sama kuatnya dengan para peneliti dan akademisi dalam memetakan modus operandi baru ini," kata Irhamni.
Ia juga menyoroti masih kuatnya ego sektoral yang menghambat penyelesaian perkara perusakan lingkungan. Irhamni mendorong agar Polisi, Kejaksaan, KPK, dan kementerian terkait membangun sistem basis data terpadu.
Sistem ini berbasis pada hasil riset dan kajian agar penanganan perkara bisa dilakukan lebih efektif. Dengan data yang lengkap, aparat diharapkan dapat bertindak lebih sigap dan terkoordinasi.
"Kolaborasi multisektoral ini adalah kunci untuk meruntuhkan jaringan mafia lingkungan yang terstruktur," tegasnya.
Selain memperkuat koordinasi antarlembaga, Irhamni menilai pendekatan hukum harus fokus pada aktor utama dan korporasi. Hal ini menggantikan cara lama yang hanya menghukum pekerja lapangan.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
