
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyampaikan keterangan pers di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Jumat (10/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Di tengah penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh pihak kepolisian, Febrie Adriansyah santer dikabarkan mengundurkan diri dari posisi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung).
Dalam konferensi pers di Gedung Bundar JAM Pidsus Kejagung hari ini (10/7), awak media sempat berulang memastikan kabar mundurnya Febrie dari jabatan tersebut. Pertanyaan pertama dan kedua terkait hal itu tidak dijawab oleh Febrie. Sementara pertanyaan ketiga, direspons dengan jawaban masih menerima tugas.
”Jadi hingga saat ini saya masih pagi tadi menerima perintah-perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang memang waktunya singkat, yang terbatas di waktu penahanan. Sehingga perintah itu tadi sudah kami jabarkan untuk memprioritaskan perkara yang menjadi perhatian masyarakat,” kata dia.
Febrie tidak secara tegas menjawab telah mengundurkan diri atau mengajukan pengunduran diri sebagaimana kabar yang santer sejak kemarin (9/7). Dia justru menegaskan bahwa pelaksanaan tugas-tugas yang belum rampung terkait pemberkasan perkara masih dia laksanakan.
”Untuk segera bisa berkas (itu selesai) dan kita sidangkan (di pengadilan),” terang Febrie.
Dalam konferensi pers tersebut, dia memang menjelaskan ada beberapa tugas yang saat ini tengah dilaksanakan. Termasuk atensi dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan program-program prioritas nasional. Diantaranya penyelamatan sumber daya alam Indonesia.
”Kami sedang menangani beberapa perkara baik yang sudah terbuka ke publik maupun yang tertutup, yaitu kami ingin semua dapat dikelola dengan baik, dengan kepentingan untuk negara,” kata dia.
Beberapa perkara yang dia maksud termasuk dugaan korupsi dalam tata kelola anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Prabowo. Kemudian tugas yang dia emban di Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Serta ikhtiar yang disebut oleh Febrie untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta memberikan efek jera kepada setiap pelaku tindak pidana korupsi. Dia menyebut, dalam pelaksanaan tugas itu dibutuhkan dukungan dari masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
