
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
JawaPos.com - Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandi, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (3/7).
Operasi senyap tersebut dilakukan tim satuan tugas (Satgas) KPK terkait dugaan penyelewengan di wilayah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat.
Sebagai penyelenggara negara, harta kekayaan Bupati Langkat Syah Afandi juga tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laman elhkpn.kpk.go.id.
Ia tercatat memiliki total harta senilai Rp 10.670.002.596 atau Rp 10,6 miliar. Harta kekayaan itu terakhir dilaporkan Syah Afandi pada 31 Maret 2026 untuk tahun periodik 2025.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak lima bidang yang tersebar di Medan, Deli Serdang, Binjai, dan Langkat.
Harta tidak bergerak milik Syah Afandi itu nilainya mencapai Rp 5.950.000.000 atau nyaris Rp 6 miliar.
Syah Afandi juga melaporkan mempunyai harta berupa alat transportasi. Di antaranya motor Kawasaki R270 tahun 2019, mobil Toyota Alphard tahun 2022, dan motor N-Max tahun 2024. Kendaraan miliknya tercatat senilai Rp 925.000.000.
Ia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 433.000.000 dan surat berharga senilai Rp 37.932.591.
Selain itu, ia juga tercatat memiliki kas dan setara kas sejumlah Rp 4.317.142.756 atau Rp 4,3 miliar.
Namun, Syah Afandi tercatat memiliki utang senilai Rp 993.072.751. Sehingga total harta kekayaannya berjumlah Rp 10.670.002.596.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
