Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juni 2026 | 23.26 WIB

Tak Ajukan Banding, Oditur Militer Pilih Terima Putusan Terhadap 4 Personel BAIS dalam Perkara Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta membacakan putusan dalam perkara penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. (Tangkapan Layar Siaran Langsung YouTube Pengadilan Militer II-08 Jakarta) - Image

Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta membacakan putusan dalam perkara penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. (Tangkapan Layar Siaran Langsung YouTube Pengadilan Militer II-08 Jakarta)

JawaPos.com - Para oditur yang berperan sebagai jaksa dalam perkara penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus memilih menerima putusan majelis hakim. Mereka tidak mengajukan banding setelah diberi waktu 7 hari pasca pembacaan putusan pada Rabu (10/6).

Juru Bicara Pengadilan Militer II-08 Jakarta Mayor Chk (K) Endah Wulandari, memastikan hal itu saat dikonfirmasi oleh awak media. Dia menyatakan bahwa tidak ada langkah hukum lanjutan yang dilakukan oleh para oditur. Itu artinya mereka menerima putusan tersebut.

”Oditur tidak (melakukan) upaya hukum,” kata Endah dikutip pada Minggu (21/6).

Keputusan oditur berbeda dengan para terdakwa. Mereka tidak menerima putusan bersalah yang sudah dibacakan oleh majelis hakim. Sehingga 4 orang terdakwa itu mengajukan banding. Langkah hukum tersebut sudah disampaikan oleh penasihat hukum para terdakwa.

”Penasihat hukum banding. Oditur sampai saat ini belum menyatakan sikap, batas waktunya hari ini,” ungkap Endah.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa 1 Serda (Mar) Edi Sudarko, terdakwa 2 Lettu (Mar) Budhi Hariyanto Widhi Cahyono, terdakwa 3 Kapten (Mar) Nandala Dwi Prasetya, dan terdakwa 4 Lettu (Pas) Sami Lakka bersalah.

Namun demikian, majelis hakim menjatuhkan hukuman yang berbeda-beda kepada para terdakwa. Yakni hukuman 1,5 tahun sampai 3 tahun penjara. Selain itu terdakwa Edi Sudarko dan terdakwa Budhi Hariyanto Widhi Cahyono juga dipecat dari dinas militer atau TNI.

”Terdakwa 1, terdakwa 2, terdakwa 3, terdakwa 4, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan lebih subsider turut serta melakukan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan rencana terlebih dahulu,” ucap Hakim Ketua Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto.

Adapun rincian vonis untuk para terdakwa terdiri atas:

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore