
Tim Kuasa Hukum korban Joddy Mulyasetya Putra bersama para korban travel umrah oleh Hanania Group di Jakarta Selatan, Senin (1/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kini turun tangan untuk melacak ke mana larinya aliran dana miliaran rupiah milik ratusan jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci oleh Kasus dugaan penipuan umrah oleh Hanania Travel (PT Khazanah Tamma Internasional).
Langkah ini menjadi secercah harapan bagi para korban di tengah taksiran kerugian total yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp100 miliar dari sekitar 2.800 jemaah.
Kuasa hukum para korban Joddy Mulyasetya Putra menuturkan, pihaknya telah mendatangi PPATK sebelum menyambangi Polda Metro Jaya pada Rabu (3/6). Respons dari PPATK tersebut dinilai sangat positif, bahkan laporan dari para jemaah sempat membuat sistem mereka kelebihan beban.
"Sebenernya gini, sebelum dari Polda kita ke PPATK dulu. Di PPATK kemudian kita minta untuk mengajukan permohonan supaya dicek gitu ya anggaran nya kemana. Dan sempat dari PPATK juga menyampaikan, ini sudah masuk email kami sampai dengan server kami down juga," ujar Joddy kepada JawaPos.com
Penyelidikan aliran dana penipuan Hanania Travel kini menjadi fokus utama. PPATK memastikan bahwa penanganan kasus ini sudah menjadi prioritas untuk mengusut tuntas keterlibatan pihak-pihak di balik manajemen travel tersebut.
Joddy menegaskan, pelacakan tidak hanya berhenti pada rekening perusahaan semata, melainkan merembet ke aset pribadi para petinggi Hanania Group.
"PPATK menyampaikan bahwa untuk ini udah jadi atensi kami, sehingga kami sedang bekerja keras. Dan termasuk mengecek semua aliran dana dari PT, termasuk juga pemegang saham, kemudian pengurusnya juga kami sedang ngecek," terang Joddy.
Pihak PPATK juga membuka pintu lebar bagi masyarakat atau korban yang memiliki informasi tambahan terkait aset tersembunyi para pelaku.
"Bagi para korban yang kemudian tahu atau ada foto, media sosial segala macem, monggo juga di share ke kami. Itu salah satu dari PPATK," tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022