
Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap alasan di balik pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap alasan di balik pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut Dudung, pergantian tersebut diduga berkaitan dengan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Ya, saya pun dapat informasi seperti itu," kata Dudung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6).
Dudung menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menerima berbagai laporan mengenai persoalan yang terjadi di internal BGN. Karena itu, Presiden ingin memastikan program MBG berjalan bersih, transparan, dan terbebas dari praktik penyimpangan, mengingat program tersebut menggunakan anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Ia menilai, langkah pencopotan Dadan menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola BGN agar lebih akuntabel. Pemerintah, lanjut Dudung, tidak ingin program strategis tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
"Tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan, tetapi betul-betul bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat," ujarnya.
Dudung juga menegaskan, program MBG bukan sekadar menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, melainkan harus dijalankan dengan sistem pengawasan yang baik dan tata kelola yang bersih. Oleh karena itu, pemerintah akan terus mengawal implementasi program tersebut agar tetap sesuai tujuan awalnya.
"Ini yang akan kita kawal terus, pokoknya saya akan cek di lapangan dan yang saya temukan, akan saya sampaikan ke wartawan, itu aja. Saya nggak ada beban," imbuhnya.
Pemerintah rombak pimpinan BGN
Pemerintah resmi melakukan perombakan
jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Presiden Prabowo Subianto mengganti Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakil kepala, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
