
Pengemis pocong kedapatan meminta-minta dengan menunjukkan QRIS kepada pengguna jalan.(Instagram @ardyanrizkia).
JawaPos.com - Aksi teror pocong begal yang tengah marak belakangan ini ternyata membawa dampak buruk bagi para pekerja seni jalanan. Salah satunya dirasakan langsung oleh Muhamad Fajar, 16, seorang remaja yang sehari-hari mencari nafkah sebagai pengamen pocong.
Niat hati mencari rezeki halal, Fajar justru harus menanggung apes akibat ulah pelaku begal bersenjata tajam yang mengenakan kostum serupa. Ia kini kerap dicurigai oleh warga hingga sempat diamankan oleh pihak kepolisian karena dikira bagian dari komplotan kriminal tersebut.
Jadi Korban Salah Sasaran Polisi dan Warga
Fajar menceritakan pengalaman pahitnya saat mendadak dihentikan oleh aparat kepolisian di Pondok Aren, Tangerang Selatan, belum lama ini. Tanpa penjelasan yang jelas, petugas langsung mengambil foto wajahnya setelah ia diminta membuka bagian kepala kostumnya.
"Ya merasa terganggu, apalagi saya yang kena incar entar ya kan, padahal bukan saya. Kayaknya itu foto muka saya paling buat nanti misalnya ada yang merampok atau kayak bagaimana ya kan, mungkin biar tahu oh ini orangnya nih," ujar Fajar saat ditemui JawaPos.com.
Tak hanya harus berurusan dengan polisi, Fajar juga kerap menerima intimidasi dan respons negatif dari warga saat sedang berjalan di area publik untuk mengamen.
"Katanya, 'Kamu jangan kostum kayak gini, yang ada nakut-nakutin, nyari uang mah yang bener aja.' Sedangkan saya masih umur 16 tahun, belum punya KTP. Kalau udah punya KTP kan enak kayak kerja," keluh remaja kelahiran 2009 ini.
Enggan Keliaran Malam Hari Hingga Pendapatan Merosot
Imbas dari isu pocong begal ini sangat terasa bagi Fajar. Karena ruang geraknya menjadi terbatas dan ketakutan warga yang meningkat, pendapatan hariannya otomatis langsung anjlok.
"Penghasilan sih agak turun sedikit karena gara-gara pocong itu. Yang biasa 200, sekarang 150. Kadang 300 jadi 200," ungkap remaja yang tinggal di kawasan Pondok Kacang tersebut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
